Ada 3 Hal yang Membuat “Seorang tidak berdaya, tersungkur, dalam Kehinaan.

Jejakkasus.info | Ada tiga hal penghancur, yang paling ampuh, membuat laki-laki tak berdaya, tersungkur dalam kehinaan baik di dunia (di mata manusia), Dan di akhirat, (di sisi Allah), Ketiga hal itu adalah harta, tahta dan wanita.

Secara fakta, banyak manusia berujung berada di dalam penjara, hidup dalam kesengsaraan dan kehinaan, hanya karena berebut harta, tahta, wanita.

Allah menciptakan hamparan dunia begitu indah lengkap dengan keragaman muatannya. Menganugerahkan kepada manusia berbagai kekayaan penuh pesona. Anak, istri, harta, tahta, dan dunia seluruhnya begitu menyejukkan mata. Allah berfirman.

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali ‘Imran: 14)

Kesungguhan dalam menjalankan kekuasan inilah yang oleh Rasulullah dituntut dari umatnya yang diberi amanah kekuasaan. Sebagaimana sabdanya: ”Tidaklah ada seorang pemimpin yang mengurusi urusan kaum muslimin namun kemudian tidak bersungguh-sungguh dan tidak memberikan nasehat kecuali dia tidak akan masuk surga bersama mereka.” (rakyatnya) (HR. Muslim).

“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim: 1467)

Harta sebagai amanah (titipan) dari Allah SWT. Manusia hanyalah pemegang amanah karena memang tidak mampu mengadakan benda dari tiada menjadi ada.

Harta sebagai perhiasan hidup. Hal ini memungkinkan manusia untuk menikmatinya dengan baik dan tidak berlebih-lebihan. Manusia memiliki kecenderungan yang kuat untuk memiliki, menguasai dan menikmati harta.

Harta sebagai ujian keimanan. Hal ini berkaitan dengan cara mendapatkan dan memanfaatkannya, apakah sesuai dengan ajaran Islam ataukah tidak.

*Maka berhati-hatilah dengan harta, tahta dan wanita* Karena hal demikian itu hanyalah amanah / titipan, Dan jika Allah SWT sudah mentakdirkan dirimu mati, “Maka harta, tahta atau jabatanmu dan wanitamu tak Sudi bersamamu.

“Maka harta, tahta atau jabatan dan wanitamu akan digantikan orang lain, sadar dan bertaqwa lah dan jangan merugi.

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu. Sampai kamu masuk ke dalam kubur.” (QS. At-Takaatsur: 1–2).

“Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.” (QS. Al-Munaafiquun: 9).

Sebagai pengingat: Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati.” (QS Ali Imran 185).

Penata:
Supriyanto alias ilyas Ketua Umum Generasi Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi (GMICAK).

Sumber: Fakta yang ada & Ayat suci Al-Qur’an..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *