Surabaya l Jejak kasus. Info – Mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali bergulir sebagai bagian dari dinamika organisasi dan upaya penyegaran institusi. Kebijakan ini menjadi hal yang lazim dalam tubuh Polri sekaligus sarana pembinaan karier personel agar tetap adaptif, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kinerja. Senin (5/1/26)
Mutasi dan promosi tersebut juga dimaknai sebagai bentuk motivasi bagi seluruh anggota Polri bahwa kerja keras, integritas, serta prestasi di lapangan akan selalu mendapatkan perhatian dan penghargaan dari pimpinan institusi. Prinsip meritokrasi menjadi pijakan utama dalam menilai kinerja personel yang dinilai layak mengemban tanggung jawab lebih besar.
Salah satu perwira yang memperoleh kepercayaan tersebut adalah AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H. Ia resmi dipromosikan dan dipercaya menduduki jabatan Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Penunjukan ini sekaligus menandai kenaikan jenjang karier setingkat lebih tinggi dalam pengabdiannya di institusi Polri.
Sebelum menempati jabatan barunya, AKP Adik Agus Putrawan menjabat sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Waru, Polresta Sidoarjo. Selama bertugas, ia dikenal sebagai perwira yang tegas, berkarakter, dan konsisten dalam menegakkan hukum. Di bawah kepemimpinannya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Waru relatif kondusif.
Berbagai upaya penegakan hukum dan langkah preventif yang dilakukan dinilai mampu menekan angka kriminalitas. Selain itu, AKP Adik Agus Putrawan juga menanamkan kepedulian terhadap para anggotanya dengan membangun soliditas internal serta mendorong profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
Tak hanya fokus pada penegakan hukum, ia juga aktif membangun komunikasi sosial dengan masyarakat. Pendekatan humanis dilakukan melalui silaturahmi dan kerja sama dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta lembaga-lembaga setempat. Sinergi tersebut dinilai berperan penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat kepercayaan publik terhadap kepolisian.
Atas dedikasi, kinerja, dan capaian tersebut, pimpinan Polri memberikan apresiasi melalui promosi jabatan. AKP Adik Agus Putrawan kemudian dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, salah satu wilayah hukum yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Wilayah Pelabuhan Tanjung Perak dikenal sebagai kawasan strategis sekaligus pintu masuk aktivitas distribusi barang dan manusia. Kondisi tersebut menjadikannya rawan dimanfaatkan jaringan narkotika, baik skala lokal, nasional, maupun internasional. Oleh karena itu, dibutuhkan sosok pemimpin yang memiliki ketegasan, pengalaman lapangan, serta kemampuan membangun sinergi lintas sektor.
Dengan jabatan barunya, AKP Adik Agus Putrawan diharapkan mampu membawa semangat pembaruan dan prestasi serupa dalam upaya pemberantasan narkoba. Tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga pencegahan, edukasi masyarakat, serta penguatan kerja sama dengan instansi terkait.
Promosi ini sekaligus menegaskan bahwa mutasi dan promosi di tubuh Polri bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari strategi organisasi untuk memastikan setiap posisi strategis diisi oleh personel yang kompeten, berintegritas, dan berpengalaman. Kepercayaan yang diberikan kepada AKP Adik Agus Putrawan menjadi bukti bahwa dedikasi dan konsistensi dalam pengabdian tetap menjadi tolok ukur utama dalam pembinaan karier kepolisian .(Candra)
