Akses Jalan Raya Desa Tarik Kedung Bocok, Rusak dan Berlubang Belum Diperbaiki

Sidoarjo l Jejakkasus.info
Kepala Dinas PU Dwi Eko, Senin, 14 Februari 2022 pukul 08.00 WIB, telah melakukan kunjungan ke wilayah Kecamatan Tarik,  terutama Ke Desa Tarik, Desa Singogalih, dan Desa Kedung Bocok, Kecamatan Tarik,  Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur.

Dengan kedatangannya untuk survey jalan yang rusak dan berlubang.

Namun, setelah survey, Dwi berjanji akan melaksanakan perbaikan jalan yang rusak ini.

“Dua minggu lagi dikerjakan,” kata Dwi, saat itu.

Kenyataannya, sampai saat ini, Selasa (2/3/2022), belum ada tanda-tanda akan melaksanakan perbaikan Jalan yang rusak dan berlubang itu.

Ketua DPD LSM Generasi Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi (Gmicak) Kabupaten Sidoarjo Cahyo Suyitno, angkat bicara, terkait jalan yang rusak dan banyak berlubang.

“Memang dengan adanya Jalan yang rusak dan banyak berlubang, setiap malam ada orang kecelakaan. Bahkan hingga sampai 3 kali yang kecelakaan, ban depan kendaraan roda 2 mereka masuk ke lubang jalan,” kata Cahyo di Tarik-Sidoarjo.

Lanjut Cahyo, kami dari DPD LSM Gmicak, minta pada pemerintah daerah terkait, untuk cepat-cepat diperbaiki jalan rusak dan berlubang tersebut.

Sedangkan Imam Ashari, Kepala Desa Singogalih, Kecamatan Tarik, saat dikonfirmasi awak media, menjelaskan, bahwa dengan adanya jalan yang rusak dan banyak berlubang itu, banyak warga yang komplen.

“Pengguna jalan pun juga komplen pada saya pak,” kata Imam.

Untuk masalah jalan raya merupakan akses jalan menuju Mojokerto antar kabupaten.

Selama ini pengguna Jalan sudah banyak yang jadi korban kecelakaan.

“Harapan kami dari Pemerintahan Desa Singogalih, jalan yang rusak dan berlubang ini, harus segera diperbaiki, karena Jalan Raya Tarik Kedung Bocok,  merupakan jalur transportasi luar kabupaten,” kata Imam.

Sementara Kepala Desa Kedung Bocok, Kecamatan Tarik Hj. Khoirunnisak, juga ikut berbicara, karena warganya banyak yang komplen dan mengeluh mengenai jalan yang ada di Desa Kedung Bocok.

“Sangatlah parah kerusakannya,” kata Hj. Khoirunnisak.

Kecamatan Tarik itu “Deltanya Sidoarjo” dan wilayah paling barat dari wilayah Kabupaten Sidoarjo, perbatasan langsung dengan Kabupaten Mojokerto.

“Pengguna jalan paling lama 10 menit sudah nyampe di Mojokerto. Dan akses jalan penghubung sangatlah penting antara Sidoarjo dan Mojokerto,” kata Hj. Khoirunnisak.

Bulan kemarin, Senin, 14 Februari 2022,  Desa Tarik Singogalih dan Desa Kedung Bocok, memang sudah didatangi langsung oleh dinas terkait.

Dan di Survey langsung jalan raya yang rusak parah itu.

Dinas PU telah memberi surat ke dinas terkait untuk memberi jawaban yang dipastikan dalam bulan Maret tahun 2022 ini, akan ada perbaikan perawatan jalan,  karena kondisinya jalan sangat rusak dan parah, dan banyak terjadi kecelakaan lalu lintas.

“Semoga dinas terkait dan Pemkab Sidoarjo, merespon dan merealisasikan perawatan tersebut. Biarpun hanya perawatan, karena anggaran belum ada,” kata Hj. Khoirunnisak.

Dan janji Dinas PU, Surat Dinas Terkait Tahun 2023 Jalan Raya Desa Tarik, Singogalih, dan Desa Kedung bocok, akan direalisasikan pembangunan jalan cor betonisasi.

Dengan anggaran kurang lebih Rp20 miliar.

Dengan adanya program ini, warga Desa Tarik, Desa Singogalih, dan Desa Kedung Bocok, sangat mengharap di tahun 2023 nanti teralisasi.

(CS/Tim Sembilan Sidoarjo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *