APBDes Tahun 2018 Desa Kotangan, Kecamatan Galang, Deli Serdang Diduga Menyimpang.

by -623 views

 

www.jejakkasus.info | Desa Kotangan. Kecamatan, Galang, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Pemerintah Republik Indonesia sejak beberapa tahun yang lalu telah menerapkan melalui Pemerintahan Desa menciptakan masyarakat hidup makmur dan sejahtera, membangun desa serta meningkatkan Pemberdayaan masyarakat untuk yang lebih baik lagi, terciptanya Bumdes, Pelatihan Salon kecantikan, Menjahit, Merangkai bunga, Paud, Posyandu dan Inspratruktur lainnya.

Dengan satu tujuan agar masyarakat dapat kreative dan mandiri dalam menjalani kelansungan hidup dan ekonomi di segala bidang

Desa Kotangan, Kecamatan Galang APBDes tahun 2018 mendapat kucuran dana desa sebesar Rp. 1.033.098.245,- ( PAD.Rp.1.152.245,- Rp. Dana Desa Rp. 654.329.000,- Bagian hasil pajak. Rp. 325.327.000,- Pendapatan Desa Rp. 52.290.000,- ) di gunakan untuk pembangunan desa sebanyak 19 jenis kegiatan

Dalam pantauan Media Jejak-kasus.com + www.jejakkasus.info di lapangan, dan mengkonfirmasi ke desa Kotangan diantara 19 kegiatan terpantau diduga ada ketidakbenaran dalam hal pembangunan, untuk konfirmasi terkait sarana pembangunan gedung serbaguna yang mencapai Rp. 201.098.245 ,- kepala desa dan Kaur. sabtu 08 desember 2018.

Pembangunan desa Kotangan Galang tidak berada di rumah sesuai jawaban istri masing-masing dan tidak mengetahui kemana perginya kedua pemuka masyarakat tersebut Hasil pantauan Jejak-kasus.com di lapangan bahwa Bangunan gedung serbaguna desa Kotangan di bangun dengan volume taksiran ( Tidak ada papan petunjuk ) seluas 6×16 Meter material Semen, Pasir, Baja ringan, dan Seng sedangkan lantai tidak menggunakan keramik diduga Kepala Desa dan Kaur Pembangunan Kotangan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang diduga melakukan korupsi dana desa tahun 2018 kecurigaan muncul kegiatan hasil bangunan yang di lakukan tidak sesuai dengan besar anggaran yang sebenarnya serta tidak adanya memberikan papan informasi di jenis kegiatan di maksud

Warga desa berinisial ” J dan I ” mengatakan pembangunan selama kepala desa yang baru ini memang sudah terlihat ada bangunan yang di bangun tidak seperti kepala desa sebelumnya, namun mereka juga mengatakan bahwa apa yang akan di lakukan dalam hal pembangunan selama ini mereka banyak tidak mengetahuinya, harapan semoga kegiatan yang akan datang kepala desa dan kaur-kaurnya dapat memberitahukan lebih transfaran lagi agar masyarakat dapat memahami dan bisa menyampaikan saran dan usulnya” Jelasnya (tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *