ASN Dinas Lingkungan Hidup Asyik Main Domino Saat Jam Kerja.

by -127 views

Jejakkasus.info | Bengkulu -, Seharusnya Aparatur Sipil Negara mengutamakan tugasnya sebagai abdi Negara memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, sesuai dengan perintah Undang Undang yang mengatur tentang kedisiplinan Pegawai Negeri itu sendiri, namun lain halnya dengan ASN di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kaur dimana disaat jam kerja mereka asyik bermain domino, ironisnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Syahril S,pd selaku pimpinan tertinggi di OPD itu ikut serta dalam permainan tersebut.

Tindakan yang tidak mencerminkan kedisiplinan dari ASN tersebut dijumpai Wartawan Jejak Kasus Info bersama wartawan online Penasamudra.com saat berkunjung ke Dinas Lingkungan Hidup pada hari Selasa tanggal 19 maret 2019 yang handak melakukan konfirmasi terkait persoalan lingkungan terkait limbah salah satu perusahan di Kabupaten Kaur.

Namun ketika hendak di jumpai salah seorang staf mengatakan kalau Kepala Dinas belum kembali kekantor, ” bapak masih istirahat dibawah pak,” tutur salah satu staf honorer setelah melakukan pengecekan ke ruangan Kepala Dinas.

Mengingat pentingnya sebuah konfirmasi dari Kepala Dinas tersebut, sementara menurut salah seorang anggota LSM menerangan bahwa Kepala Dinas Sedang bermain domino dikantin Dinas Lingkungan Hidup itu sendiri.

Mendapat informasi tersebut wartawan media ini melakukan pengecekan dengan niat untuk konfirmasi tepatnya pada pukul 13.59.18 detik, ironisnya saat di jumpai pejabat eselon II tersebut sedang asyik melakukan domino bersama tiga orang ASN lainya, ” saya sedang sibuk silakan ketemu dengan Malin saja ya,” ungkapnya mengarahkan wartawan media ini untuk menemui salah satu staf di Bagian Keuangan.

Menyikapi hal itu Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah BKD melalui Kabid Muatsi Yosi Nofrianti, SE menegaskan bila hal itu memang terbukti sanksi terberat bisa diterapkan penurun pangkat atau jabatan bagi ASN yang melanggar kedisiplinan sebagaimana diatur dalam Undang Undang yang berlaku.

“Sebenarnya yang berhak melakukan pengawasan serta memberikan teguran awal terhadap ASN yang tidak disiplinan itu inspektorat daerah, mereka bisa melakukan pemantauan dan pemeriksaan, bila hal itu terbukti nantinya inspektorat akan berkoordinasi dengan bagian Kabid Fungsional Badan Kepegawaian Daerah, dan selanjutnya akan dibahas dalam sidang baperjakat untuk menentukan sanksi apa yang akan dijatuhkan, untuk sanksi terberat bisa jadi penurunan pangkat,” ungkap Yosi.

Sementara Kepala Dinas Insfektorat saat hendak dikonfirmasi sedang tidak berada ditempat, ” bapak lagi Dinas Luar,”tutur salah seorang staf pada Wartawan media ini.(Iwan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *