Basori Setiawan: Tidak Ada Dianggarkan Suplemen Makanan untuk Satgas Kasi

oleh -9 Dilihat

Jejakkasus.info | Pangkalpinang – Lurah Air Kepala Tujuh, Kecamatan Garunggang, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  Basori Setiawan mengatakan, bahwa diawal kita melakukan entry data tambahan untuk Balita. Karena penanganan Covid-19, kemarin anggaran dialihkan, dan sempat juga kita anggarkan kembali, untuk perubahan anggaran supelmen tidak ada kita anggarkan dan defenitif.”Hanya direkonfirasi untuk penanganan Covid-19 ini. Jadi terkait dengan anggaran kita, kemarin sudah kita anggarkan untuk uang supelmen untuk Satgas Kasi, cuma karena Covid-19, ditarik kembali,” jelas Basori, Senin (28/12/2020) di ruang kerjanya.

“Bukan dialihkan dana suplemennya,  tapi untuk tambahan makanan bayi. Jadi kita masukkan ke makanan tambahan bayi yang diserahkan ke Posyandu.”, ungkapnya.

Basori menyatakan, untuk Kelurahan Air Kepala Tujuh, memang tidak ada dianggarkan untuk suplemen makanan untuk Satgas Kasi. Sempat kita usulkan,  dicoret kembali, karena dana untuk penanganan Covid-19,” terangnya.

Sebenarnya, untuk setiap orang, itu dianggarkan Rp. 10.000/hari sesuai jam kerja.”Jadi sebulan tergantung berapa hari kerja,” lanjutnya.

Setiap anggaran ada posnya masing-masing. Ini kesahahan entry anggaran dari awal pada saat persiapan penyusunan anggaran. Terkait anggaran itu ketat sekali,”Di tahun 2021 banyak sekali anggaran kami pangkas,” ungkap Basori.

Dana suplemen makanan Satgas Kasi, tidak bisa dialihkan ke tambahan makanan Posyandu.”Dari awal sudah saya sampaikan, ini kesahahan entry data di tahun 2019 kemarin,” tegasnya.

Karena diburu waktu, kami ditunggu entry data, ditunggu sampai jam 12 malam, hari itu juga. Faktor human error juga. Kami ini perangkat kelurahan, yang menyampaikan ke kecamatan, yang sifatnya usulan. Tetapi dengan adanya usulan terbaru, mulai dari 2019 kemarin.”Dan PA kita ada di kecamatan,” tutupnya. (Jenny Siskawati/Andriyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.