Bawaslu Ajak Elemen Masyarakat Awasi Pelanggaran Pemilu.

by -455 views

Jejakkasus.info | Propinsi Bengkulu I Kabupaten Kaur- Untuk mewujudkan pemilu damai dan berkeadilan dibutuhkan peran penting seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi melakukan pengawasan terhadap proses jalanya tahapan pemilu bulan April Mendatang.

Hal itu disampaikan Oyon Zupra komisioner Badan Pengawas Pemilu Bawaslu Kabupaten Kaur, saat mengelar kegiatan sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif di gedung sentra kuliner bintuhan senin (28/01/19).

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh komisioner Bawaslu Propinsi Divisi Sosialisasi dan Pengawasan Dan diikuti oleh peserta dari jajaran tokoh masyarakat, LSM, wartawan serta pelajar SMA tersebut, Oyon menyampaikan bahwa peran serta masyarakat sangat penting untuk aktif berpartisipasi melakukan pengawasan terhadap proses jalanya tahapan pemilu yang akan datang, katanya.

“Kami berharap kepada seluruh elemen masyarakat dapat mengawasi serta melaporkan bila ditemukan adanya pelanggaran oleh peserta pemilu, sebab kami memiliki keterbatasan personil baik ditingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Oleh karena itu dukungan serta peran masyarakat sangat penting agar pemilu yang akan datang bisa tertib dan damai,” jelasnya.

Dikatakannya lebih lanjut, bahwa pengawasan partisifatif dilakukan dengan cara tidak melakukan keberpihakan yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu, tidak mengganggu proses penyelenggaraan tahapan pemilu, bertujuan meningkatkan partisipasi politik masyarakat seluas luasnya, mendorong terwujudnya suasana yang kondusif bagi penyelenggara pemilu yang aman, damai, tertib, dan lancar, Tegasnya.

Hal yang sama disampaikan Divisi Sosialisasi Dan Pengawasan Bawaslu Propinsi Bengkulu Septa Seregar, dalam kesempatan itu Ia mengajak kepada seluruh peserta yang hadir untuk mengawasi proses tahapan pemilu dan segera melaporkan bila ditemukan adanya kecurangan peserta kepada Bawaslu, ” Setiap kegiatan kampanye harus ada surat tanda pemberitahuan STPT terlebih dahulu yang di sampaikan oleh peserta ke Bawaslu, bila hal itu tidak dilakukan maka tindakan tersebut sudah masuk kategori pelanggaran,” ungkapnya. (Iwan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *