Bejat!! Ayah dan Anak di Cirebon Perkosa Karyawati Toko

Ilustrasi. (Foto: Dokumen Jejakkasus.info Jawa Barat)

Cirebon l Jejakkasus.info – Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Perida, mengatakan ayah dan anak pemilik toko di Kota Cirebon yang menjadi terduga pelaku pemerkosaan gadis 18 tahun telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Saat ini, mereka telah ditahan di ruang tahanan Mapolres Cirebon Kota,” kata Perida, Sabtu (27/5/2023) di Kota Cirebon, Jawa Barat.

Menurut Perida, keduanya resmi menyandang status tersangka, setelah Satreskrim Polres Cirebon Kota, melakukan serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan terkait kasus pemerkosaan tersebut.

“Saat ini, ayah dan anak yang menjadi tersangka kasus dugaan pemerkosaan terhadap gadis 18 tahun itu, sudah ditetapkan tersangka dan telah ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Perida.

Kedua tersangka dalam kasus pemerkosaan itu, kata Perida, berinisial AY (43) dan YK (23).

Kedua tersangka, adalah ayah dan anak yang merupakan pemilik salah satu toko di Jalan Pekalipan, Kota Cirebon.

Sementara korbannya sendiri, adalah karyawan toko tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, aksi pemerkosaan terhadap gadis karyawan toko itu telah berlangsung sebanyak lima kali,” kata Perida.

“Dan mirisnya, para tersangka yang merupakan ayah dan anak itu melakukan aksi bejatnya secara bersama-sama,” imbuh Perida.

Dalam aksinya, kata Perida, sang ayah memegangi tangan korban, sementara anaknya melakukan pemerkosaan.

“Bahkan dalam aksi berikutnya, sang ayah pun turut serta melakukan pemerkosaan terhadap korban,” kata Perida.

Kejadian pemerkosaan di rumah tersangka, kata Perida, sudah lima kali.

Yang pertama itu, saat pelaku YK menyetubuhi korban, pelaku AY ikut memegangi tangan korban.

“Kemudian dalam aksi selanjutnya, pelaku AY ikut menyetubuhi korban,” kata Perida.

Akibat perbuatannya, kata Perida, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 6 huruf C UU No.12 tahun 2022 tentang tidak pidana kekerasan seksual Jo Pasal 289 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara. (Erdan Faizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *