Berdasarkan RAK, Biaya Operasional Kesekretariatan PPS Dikaur Menurun.

by -87 views

www.jejakkasus.info | Bemgkulu -, Menghadapi pemilu serentak bulan april 2019 mendatang KPUD Kaur telah membentuk Panitia Pemungutan Suara tingkat desa, guna mendukung kenerja PPS dalam melakukan proses tahapan pemilu lebih baik, pemerintah telah menyediakan anggaran melalui APBN untuk biaya operasional kesekretariatan, dengan besaran anggaran di sesuaikan dengan RAK.

Sekretaris KPUD Kaur, Helman Saat di konfirmasi di ruang kerjanya Rabu (26/12/18), menjelaskan bahwa besaran biaya operasional sekretariat PPS di Kabupaten Kaur disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan Rencana Aanggaran Kerja RAK disetiap bulannya.

Biaya operasional diperuntukkan untuk membiayai berbagai macam kegiatan, mulai dari pembelian ATK dan operasional PPS, sejauh ini belum ada peraturan yang mengatur masalah besar kecilnya anggaran operasional sekretariat PPS, kata Helman.

” Anggaran dana sekretariat PPS perbulannya disesuaikan dengan kebutuhan dalam renacana anggaran kerja, seperti pada bulan maret lalu anggaran dana sekretariat PPS mencapai Rp. 2000.000, hal itu dikarenakan pada bulan itu cukup banyak kebutuhan seperti untuk biaya sewa komputer, sedangkan sekarang ini kegiatan sudah mulai berkurang, mungkin hanya sekadar biaya foto kopi, jadi tidak membutuhkan anggaran yang terlalu besar,” jelasnya.

Dihari yang sama sekretariat PPS di Kecamatan Luas, Mansur mengakui, kalau anggaran untuk kesekretariatan PPS sangat minim, ” memang telah terjadi pengurungan anggaran operasional sekretariat PPS, pengurangan itu disesuaikan dengan rencana anggaran kerja RAK sekarang ini, saat ini kami hanya menerima biaya operasional Rp. 825.700, jelasnya. (Iwan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *