Bupati KH Salwa Lantik Anggota Komite Komunikasi Digital Kabupaten Bondowoso

Berita – Jejakkasus.info -, Bondowoso – Dalam sambutannya Bupati Bondowoso mengatakan, dengan adanya lembaga Komite Komunikasi Digital yang baru saja dilantik ini, banyak masalah yang dihadapi permasalahan pidsus permasalahan informasi, sudah banyak yang menyimpang. Bagaimana untuk menangani berita – berita hoax. “Banyak yang terpangaruh dengan berita-berita hoax. Maka dibentuklah Komite Komunikasi Digital dibondowoso, “jelasnya. Di Pendopo Bupati. Kamis (03/11/2022).

Ditambhkan, dengan adanya Komunikasi digital kita sangat mendukung dan kita bersyukir kepada emua anggota komite yang terpilih. “Karena mereka adalah orang-orang yang punya tugas yang sangat baik karena itu akan mengurangi berita-berita bohong berita yang yang tidak valid. Dengan komite ini nanti akan terseleksi sehingga informasi berita  yang keluar lewat media cetak/koran adalah yang valid-valid dan yang baik-baik, “tuturnya.

Sementara itu Kepala Kepala Dinas Kominfo dan Informatika yang juga sebagai ketua Komite Komunukasi Digital Bondowoso Ghazal Rawan menyampaikan, Dalam penelitian kegiatan melanjutkan dan pembukuan komite komunikasi digital Kabupaten Bondowoso Tahun 2022 – 2024.

Berdasarkan hukum pertama undang-undang nomor 11 tahun 2008 Sebagaimana telah dirubah menjadi undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik, kedua undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, ketiga nomor 83 tahun 2012 tentang pedoman pemanfaatan media sosial instansi pemerintah. Keempat peraturan menkominfo nomor 19 tahun 2014 tentang penanganan situs bermuatan negatif kalimat.

Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/275 dari kpps/013/2022 tentang pembentukan komite komunikasi digital provinsi Jawa Timur periode Tahun 2022 2024 latar belakang bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta digitalisasi telah merubah pola perilaku individu dan sosial serta menggeser budaya masyarakat.

Untuk itulah kata Ghazal, penyebarluasan informasi melalui media internet dan media sosial lainnya yang begitu sangat tepat untuk konsep akan membawa dampak negatif berupa informasi dan Juga ujaran kebencian yang dapat meruntuhkan sendiri-sendiri kehidupan berbangsa dan bernegara. “Oleh karena itu diperlukan langkah-langkah antisipasi dengan upaya-upaya klarifikasi verifikasi faktor dan utamanya literasi digital kepada masyarakat, “jelasnya.

Maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan pembentukan dan pelantikan komite komunikasi digital Kabupaten Bondowoso adalah sebagai tindak lanjut membentuk dan mengkoordinasikan. “Lebih lanjut dengan pemangku kepentingan di wilayah dengan berpedoman kepada keputusan Gubernur Jawa Timur, dimaksud tujuan pertama merumuskan kebijakan dan strategi pengelolaan informasi digital klarifikasi verifikasi informasi desiminasi informasi edukasi dan literasi digital, “ujarnya.

Selain itu Ghazal juga menambahkan, melakukan mediasi dan memberikan pertimbangan terkait informasi baik itu ujaran kebencian secara preventif. Bisnis informasi, dan informasi yang memerlukan penanganan lebih lanjut formasi politik komunikasi digital. “Komite komunikasi digital Kabupaten Bondowoso ini terdiri dari unsur kesekretariatan dan 4 komisi, yang pertama komisi edukasi dan literasi kedua komisi data dan verifikasi, ketiga komisi pertimbangan dan keempat komisi sosialisasi, “pungkasnya.(yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *