Bupati Sumedang: Pariwisata Sumedang Harus Menjadi Pintu Gerbang Jabar

by -1,076 views

Jejakkasus.info | Provinsi Jabar – Kabupaten Sumedang – Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir memberikan sambutan pada acara Focus Group Disscusion menuju Sumedang sebagai puseur budaya sunda dan pintu gerbang pariwisata di Jawa Barat (Jabar) tahun 2019 bertempat di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor, Rabu (23/1/2019).

Dalam sambutannya Bupati mengatakan Sumedang mempunyai misi yang berkaitan dengan acara tersebut yaitu misi ke tiga Sumedang Maju.

“Kita ingin mengembangkan wilayah ekonomi yang tentunya ditandai dan didukung oleh kearifan budaya lokal diantaranya meningkatkan perekonomian Sumedang yaitu Sumedang Kreatif ekonominya,” ungkapnya.

Menurut Bupati budaya dan pariwisata menjadi salah satu diantara beberapa sektor penentu ekonomi masyarakat. Berbagai upaya telah dilakukan guna memaksimalkan potensi kepariwisataan yang ada di Kabupaten Sumedang.

“Bukti nyata kami untuk menjadikan Sumedang sebagai pintu gerbang pariwisata Jabar adalah dengan adanya rencana terkait pembangunan sarana pusat seni budaya Sumedang Larang tepatnya berada di Kecamatan Rancakalong seluas tiga hektar yang anggaran tahap pertamanya telah dialokasikan dari Pemerintah Provinsi senilai lima milyar rupiah,” tandasnya.

Masih menurut Bupati pembangunan sarana pusat seni budaya Sumedang Larang merupakan langkah awal bagi Sumedang dalam upaya pelestarian seni budaya Sumedang, karena nantinya ditempat tersebut akan dijadwalkan pagelaran setiap kesenian dan kebudayaan se-Kabupaten Sumedang.

“Selain itu untuk mempermudah dan meningkatkan para pelaku ekonomi kreatif yang ada di Sumedang, tentu dengan terdapatnya sarana seni budaya di kita ini, diharapkan Sumedang kedepan akan menjadi pintu gerbang pariwisata Jabar,” ujarnya.

Kaitan dengan hal tersebut Bupati berpesan kepada masyarakat Sumedang agar dapat mengikuti dan memanfaatkan sarana tersebut dengan se optimal mungkin.

“Melalui kegiatan pada hari ini saya harap para peserta focus group disscusion dapat mengkritisi sejauh mana metode yang diberikan sehingga dapat membentuk pemahaman dan dorongan agar seluruh masyarakat Sumedang mampu mengimplementasikan esensi dari budaya sunda,” pungkasnya.

Pada kesempatan tesebut diberikan pula piagam penghargaan kepada Bupati Sumedang sebagai pelaku, pegiat, pelstari budaya dari Rumah Pemikir Indonesia.

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua BPC HIPMI Sumedang, Direktur Rumah Pemikir Indonesia, Kadisparbud Jabar, Kadisparbud Kabupaten Sumedang, para narasumber dan tamu undangan lainnya.

Laporan: Rizal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *