Charlie ” General WPC “kenapa kasus tatang Damai tanpa ada Pihak perusahaan

by -340 views

Jejakkasus.info | Majalengka – Charlie “General office Wolrd Peace comitte” atau lebih dikenal dengan nama Gong perdamaian dunia 202 negara, bersama dengan beberapa Media cetak dan online mendatangi kantor polsek Ligung pada senin, (29/06/2020) untuk melakukan Audiensi terkait kasus dugaan pemukulan terhadap Karyawan yang di lakukan Mr lee, General manager PT singwealth textile.

Dalam Pertemuan tersebut, Charlie di temui oleh IPDA Basuki wakapolsek Ligung sehubungan kapolsek Ligung IPTU umang sumarsa, SH sedang ada kegiatan di luar.

Dalam audiensi tersebut, Charlie mempertanyakan kenapa perdamaian antara tatang (23) korban dan juga pihak perusahaan PT singwealth textile terjadi tanpa ada pihak perusahaan, dan juga meminta pihak polsek menjadi fasilitator agar tuan lee mau memberikan klarifikasi di hadapan publlik.

” Sebagai bentuk wakil dari masyarakat, apakah menjamin, dengan tindakan seperti itu, tindakan kekerasan terhadap karyawannya sendiri, tidak akan di lakukan lagi, kemudian yang kedua mohon kami di pertemukan pak dengan tuan lee, jadi di duga perbuatan ini bukan sekali dua kali ” Tegas charlie

Charlie juga mempertanyakan kapasitas penegak hukum mendatangi korban tanpa melibatkan perusahaan lalu tiba tiba saja terbit sebuah berita adanya perdamaian.

Sebelumnya di sebuah media online pemberitaan dengan judul ” Viral Berita Di Medsos Kasus Penganiayaan Polisi Bergerak Cepat Datangi Rumah Korban Penganiayaan”.

Isi berita menyebutkan bahwa “tatang Selaku Korban penganiayaan yang di duga kuat dilakukan oleh Mr. Lee alias Leo selaku General Manager Tekstile PT. Sing Wealth, membuat surat peryataan tidak akan menuntut Peristiwa Penganiayaan tersebut disaksikan oleh Kepala Umum Desa Bondan Sdr. Sobirin dan Raksa Bumi Desa Bondan Sdr. Carsa, Surat Pernyataan tersebut ditandatangani diatas Materai oleh Korban dan saksi.

Namun bukan tidak menuntutnya Tatang yang menjadi tujuan audiensi tersebut , melainkan agar permasalahan tidak meluas kemana mana , mengingat efek dari berita penganiayaan Tatang banyak menuai kecaman dan menyulut emosi para netizen medsos.

Dengan misi diplomatik yang di emban oleh Charlie akhirnya
menjadi dasar audensi agar mr Lee mau meminta maaf dan membuat pernyataan di atas materai serta dipublikasikan di media online maupun cetak , tujuannya adalah sebagai bentuk jaminan agar beliau “mr Lee tidak akan mengulangi perbuatannya lagi serta untuk meredam emosi para netizen dan demi terciptanya kondusifitas.(Yudi Hidayat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *