Cipta Kondisi Jelang Paskah Sat Intelkam Polrestabes Semarang Giat Penggalangan Terhadap Mantan Napiter Yang Tergabung Dalam Yayasan Persadani

oleh -12 views

Jejakkasus.info|JATENG

SEMARANG – Sat Intelkam Polrestabes Semarang kunjungi mantan napi terorisme yang tergabung Yayasan Putra Persadani yang bertempat di jalan Jatisari Gisikdrono Semarang Barat, Kota Semarang kamis siang ( 01/04/2021)

Dalam kesempatan itu tampak hadir Kanit IV Sat Intelkam Polrestabes Semarang Iptu Nafis H.SH. dan 3 anggota Sub 2 Unit IV Sat Intelkam Polrestabes Semarang, Ketua Yayasan Persadani Mahmudi dan beberapa pengurus Yayasan Putra Persadani.

Perwakilan Sat Intelkam Polrestabes Semarang Kanit IV Iptu Nafis H,SH. menuturkan kegiatan sambang eks napiter dalam rangka cipta kondisi menjelang hari Paskah

“Maksud dan tujuan kegiatan sambang ini kami pertama bersilahturahmi, kedua mengajak anggota mantan Napiter yang tergabung dalam Yayasan Putra Persadani tidak terjerumus Kembali atau masuk dalam paham lama yg pernah mereka alami sebelumnya.
Yang ke tiga Harapannya Yayasan putra Persadani memberikan dukungan kepada Polri dalam menolak paham radikalisme, terorisme dan intoleransi.
Yang keempat
memberikan batuan berupa peralatan wirausaha budidaya lele seperti tandon air 550 liter, paralon,ember, galfalum dan instalasi air ,” ujarnya Iptu.Nafis

Tambah Iptu Nafis, adanya organisasi Persadani Kepolisian sangat terbantu untuk memantau eks napi teroris yang telah keluar dari penjara. Pihaknya dapat mengarahkan mantan napiter agar terlebih terarah dan terbebas dari radikalisasi.

“Tujuan utamanya adanya Persadani ini kondisi Semarang semakin kondusif dan kokoh. Selain itu menjadi kota percontohan bahwa keberadaan mantan napi eks teroris ini bukan hal yang menakutkan melainkan bisa diterima masyarakat dengan lapang dada, ” jelasnya.

Ia menuturkan kepolisian akan terus melakukan pendampingan terhadap mantan napi teroris. Pihaknya akan mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan mantan Napiter setelah berada di masyarakat.

“Kami juga mengedukasi kepada masyarakat agar jangan mengucilkan, dan tidak masuk ke golongan-golongan radikal, ” tegasnya.

Ketua Persadani Mahmudi menuturkan Yayasan Persadani kini memiliki beberapa program yang akan digulirkan ke para mantan napi teroris, dan masyarakat kota Semarang. Pihaknya ingin berkontribusi dengan masyarakat.

“Saya sendiri juga mantan napi eks napiter. Bertempat tinggal di Jatisari dan diberi kepercayaan menjadi ketua pengurus sekaligus seketariat yayasan, ” ujar pria memiliki nama lain Yusuf.

Menurut Mahmudi, yayasan Persadani saat ini sedang membuat kekuatan sosial, dan penguatan ekonomi ke sesama anggota. Secara spesifik kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan budidaya ikan lele.

“Untuk saat ini sudah ada beberapa orang yang telah bergabung ke yayasan Persadani, ” tuturnya.

Ia menuturkan Yayasan Persadani akan selalu memberikan motivasi kepada mantan napiter beserta keluarganya yang saat ini memulai hidup baru. Pihaknya juga memberikan pelatihan berwirausaha terlebih dimasa pandemi.

“Saat pandemi kami berikan pelatihan kewirausahaan kepada para anggota ya contoh budidaya ikan lele,” tutur dia

(Adi-JK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *