D. Tarigan:’ belum baca laporan konsultan pengawas” Proyek Milyaran Diskanla Sergai tahun 2018 belum rampung.

by -1,127 views

Detikksus.com | Provinsi Sumatera Utara Kabupaten Serdang Bedagai Tanjung Beringin

Meski sudah memasuki tahun anggaran 2019,proyek pembangunan pengembangan sarana prasarana Tempat pelelangan ikan gedung kuliner bernilai milyaran rupiah tersebut tidak juga selesai.
Berdasarkan pantauan wartawan dilapangan ,penerangan gedung kuliner dan musholla hingga kini belum hidup bahkan saat pedagang melaksanakan sholat berjamaah memakai lampu sendiri,Nampaknya Pemerintah dan penegak hukum di sergai belum mampu melakukan pengusutan pekerjaan gedung tempat pelelangan Ikan (TPI) yang ada didusun I Desa Tebing Tinggi kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Hal ini disampaikan Sekretaris Aliansi Jurnalis Hukum Serdang Bedagai AzwenFadli SH saat melakukan Kunjungan di TPI Tanjung Beringin Senin(14/1/19).

Pekerjaan pembangunan gedung TPI tersebut berasal dari Dinas Kelautan (diskanla) dengan sumber dana dari bantuan keuangan Provinsi (BKP) yang masuk dalam APBD Sergai 2018. mencapai Rp 3.051.800.000 itu diduga dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai dengan bestek.

sebelumnya dilokasi pekerjaan itu cukup banyak ditemukan kejanggalan pada beberapa titik bangunan , seperti halnya pekerjaan Pengecoran pada lantai TPI itu diduga tidak menggunakan besi yang semestinya dengan ukuran 8mm namun pihak rekanan menggunakan besi 5mm.

pada lantai bangunan musholla dan kios sama sekali tidak menggunakan besi sehingga dikhawatirkan akan ketahanannya.

Sedangkan Pengadaan tanah timbun menggunakan tanah yang ada dilokasi pekerjaan itu sendiri dengan melakukan pengorekan menggunakan alat Berat.bahkan hasil pengorekan tersebut sebagian sempat dijual belikan pada pada warga.

Ironisnya dalam pelaksanaan pekerjaan itu diduga pihak rekanan melakukan tumpang tindih dalam pekerjaan pengadaan sarana Air bersih yang diduga memanfaatkan bangunan yang Sudah ada sejak tahun 2016 dilokasi pekerjaan itu.
Ketika dikomfirmasi Detik Kasus PPTK Diskanla sergai sekaligus menjabat kasi pengembangan sarana TPI Danil Tarigan senin (14/1/2019) mengatakan tugas saya hanya memfungsikan kios kuliner dan saya belum baca laporan dari konsultan pengawas.Lampu penerangan akan kita cek apa sudah hidup apa belum,ujarnya.
Hingga berita ini dinaikkan ke meja redaksi Danil Tarigan belum lakukan peninjauan penerangan lampu kios kuliner dan musholla.
Sehingga diduga dalam pekerjaan pembangunan gedung TPI Tanjung Beringin itu sarat dengan muatan KKN. Sesuai pemberitaan yang ditayangkan sebelumnya, ungkap Azwen.

Menurut pantauan NGO PMBDS (15/1/19) dilokasi TPI itu terjadi keretakan dimana-mana pada bangunan tersebut seperti tembok Mushola, pagar Taman,dan lantai selasar.

Menanggapi hal tersebut. Ketua NGO PMBDS Serdang Bedagai Aswad Siarait meminta pada pemerintah khususnya Kementerian Kelautan untuk segera melakukan evaluasi pada pekerjaan pembanguanan TPI tersebut dan juga pada pembangunan Pelabuhan mini yang ada di Desa Bagan Kuala yang sama sekali tidak pernah difungsikan dan kini pelabuhan mini tersebut terlihat hanya tinggal puing puing saja,katanya.

Aswad sirait menambahkan dan berharap pada pemerintah dan penegak hukum harus betul-betul serius untuk menanggapi semua pekerjaan yang diduga sarat KKN yang ada di kabupaten Sergai, ungkap aswad.(@$)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *