Dengan Budamlim, Sampahpun Berguna Untuk Membudidayakan Ikan

by -39 views

Jejakkasus.info | PRINGSEWU BARAT – Tidak mempunyai lahan yang cukup bukan alasan untuk tidak dapat membudidayakan ikan. Karena dengan sebuah inovasi, kendala tersebut dapat diatasi. Bahkan, dengan menggunakan media ‘sampah’ sekalipun.

Hal tersebut sebagaimana dilakukan oleh Luqman, pengelola Bank Sampah Jejama Secancanan di Kelurahan Pringsewu Barat. Sebagai pengelola Bank Sampah yang sehari-hari bergelut dengan sampah, tentu saja stok sampah yang dimilikinya sangat berlimpah. Salah satu sampah yang ia manfaatkan untuk sarana budidaya ikan, yakni ban bekas kendaraan roda empat.

Melalui usaha yang ia sebut ‘Budamlim’ atau Budidaya Ikan Dalam Limbah, ia melakukan ujicoba dengan menebar sebanyak 200 ekor bibit ikan jenis Lele dan Nila sejak 3 bulan lalu. “Alhamdulillah, usaha Budamlim ini berhasil dan akan segera panen”, ujarnya di sela-sela menerima kunjungan Wakil Bupati Pringsewu, Senin (29/6/20).

Menurut Luqman, setelah usaha Budamlim yang ia rintis ini berhasil, ia akan mencoba mengembangkannya secara lebih luas, agar masyarakat, khususnya masyarakat perkotaan di Pringsewu yang tidak memiliki lahan atau yang memiliki keterbatasan lahan juga bisa memelihara dan membudidayakan ikan, sehingga dapat turut meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, SE, M.Kom., Akt., CA, CMA menyambut baik usaha yang dilakukan oleh Luqman dari Bank Sampah dan Wisata Edukasi Sampah Jejama Secancanan Pringsewu Barat.

Menurutnya, hal tersebut merupakan sesuatu yang baru di Pringsewu dan perlu didukung serta dikembangkan lebih lanjut, sekaligus perlu ditindaklanjuti oleh dinas terkait.

Dikatakan Wabup Pringsewu, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Johndrawadi, SE, MM, Kadis Ketahanan Pangan Ir.Iskandar Muda, Plt Kadis Pertanian Maryanto, Camat Pringsewu Drs.Nang Abidin Hasan, Sekcam Pringsewu Suyatno, SIP dan Lurah Pringsewu Barat Elva Yuli, SIP, Pemkab Pringsewu perlu menindaklanjuti dan mengembangkan budidaya ikan dalam limbah tersebut, karena selain berbiaya murah, prospeknya sangat bagus dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat. “Nanti kita gandeng Mas Luqman untuk mengedukasi masyarakat dan menularkan ilmunya”, katanya.
(Bambang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *