Di Penghujung Tahun 2022 Dharma Wanita SatPol PP Bondowoso Raih Juara 1 Lomba Cipta

Berita – Jejakkasus.info -, Bondowoso – Kelompok Dharma wanita Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bondowoso singkirkan ribuan kudapan lezat, bergizi dan sehat dari 50 peserta lomba cipta menu yang diselenggarakan di GOR Pelita Kabupaten Bondowoso. Senin (05/12/2022).

Lomba Cipta Menu tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso dalam rangka menyajikan makanan yang bergizi yang mengandung Karbohidrat.

Menurut salah satu juri dari lomba Cipta Menu tersebut mengatakan, semua menu yang disajikan oleh para peserta  yaitu ada 50 peserta semuanya sangat baik. “Bahkan dewan jurinya sempat kesulitan untuk memilih juaranya, baik dari sisi penyajian, keseimbangan gizi, keragaman maupun cita rasa semua luar biasa, “ujar juri dari SMK Nengeri 2 Bondowoso itu.

Beragam kudapan berbahan baku lokal yang di olah dan disajikan TP PKK dan Darma Wanita sebagai menu makan pagi siang dan malam. “Tidak hanya sehat dan bergizi namun menu otu bisa di praktekkan, “katanya.

Bahan bakunya pun murah dan mudah di dapat, antara lain mengolah ubi sebagai sumber karbohidrat. Ikan menjadi lauk yang lezat serta es dawet daun kelor yang segar dan nikmat.

Sementara itu peraih juara 1, Ririn Slamet Yantoko Ny dari Kasat Pol PP Kabupaten Bondowoso menjelaskan, tingkat konsumsi masyarakat Bondowoso terutama komsumsi jenis sayuran masih kurang. “Untuk Karbohidrat masih tergantung pada beras dan terigu, apalagi hampir setiap hari berbagai olahan makanan berbahan baku terigu sangat mudah didapat, “jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut karena terigu mudah didapat harganya murah dan proses pengelolaannya pun cepat, ketika bahan baku susah didapat dan harganya lebih mahal dari terigu maka persediaan dipasar jadi berkurang. “Karenanya ,untuk memberikan pemahaman tentang makanan sehat berbahan baku lokal, sosialisasi trrhadap masyarakat harus dilakukan secara masif dan rutin atau terus menerus, “ungkap Ny Ririn Slamet Yantoko.

Ditambahkan, kenapa pemerintah dan PKK juga Dharma Wanita selalu menggembar gemborkan menu makanan lokal. Sebab ada dua hal penting yang ingin dicapai, pertama kedaulatan pangan lokal.

Lanjut Ny Ririn, terkait kedaulatan pangan pasti menyangkut ketersediaan bahan pangan di Bondowoso atau tidak mengandalkan bahan pangan dari luar .

Selain itu juga mendorong daneningkatkan kreativitas masyarakat terutama para ibu rumah tangga daalam memilih serta menciptakan menu makanan sehat yang bergizi dengan memanfaatkan berbagai sumberdaya lokal, selain beras dan terigu sebagai sumber karbohidrat. Tak kalah penting adalah membangun budaya keluarga dan masyarakat untuk memproduksi aneka makanan khas daerah. “Serta memanfaatkan pekarangan yang ada di rumah dengan beragam tanaman sayur dan buah. Potensi ini sekaligus dalam rangka mendukung ketahanan pangan lokal, “pungkasnya.(yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *