Diduga Kepala Pekon Sidoharjo Gelapkan Penggunaan ADD Tahun 2021 Dan 2022

Pringsewu, jejakkasus.info

Dugaan terhadap Supratikno, Kepala Pekon Sidoharjo di Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, terkait penggelapan dana ADD (Alokasi Dana Desa) tahun 2021-2022, yang seharusnya digunakan untuk pembangunan fisik, BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa), dan ketahanan pangan, merupakan isu yang serius dan memerlukan investigasi mendalam. Jum’at, 1-09-2023

Pertama-tama, ADD merupakan sumber pendanaan penting bagi desa-desa di Indonesia untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dana ini diawasi ketat agar digunakan sesuai dengan peruntukannya. Namun, jika benar ada dugaan penggelapan dana ini, hal tersebut merupakan pelanggaran hukum yang serius.

Pembangunan fisik adalah salah satu aspek penting dalam penggunaan ADD. Dana ini seharusnya digunakan untuk membangun infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas publik lainnya yang akan meningkatkan kualitas hidup penduduk desa. Jika ditemukan bahwa dana ini telah disalahgunakan, maka dapat merugikan warga desa dan menghambat perkembangan wilayah tersebut.

Selain itu, BLT DD merupakan program bantuan sosial yang diberikan kepada keluarga miskin di desa. Jika ada indikasi bahwa dana BLT DD digelapkan, maka ini akan merugikan mereka yang seharusnya mendapatkan bantuan tersebut. Ketahanan pangan juga merupakan aspek penting dalam penggunaan ADD, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi dan krisis seperti yang dialami selama pandemi COVID-19.

Investigasi harus dilakukan secara cermat oleh pihak berwenang untuk mengungkap kebenaran di balik dugaan ini. Jika Supratikno terbukti bersalah, maka ia harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku. Selain itu, perlu ditingkatkan tindakan pengawasan dan transparansi dalam penggunaan dana ADD di seluruh Indonesia untuk mencegah terjadinya penyelewengan dana yang merugikan masyarakat desa.

Ketika dana ADD yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa malah disalahgunakan, hal ini mencerminkan pentingnya sistem pengawasan yang kuat dan integritas dalam pemerintahan desa. Semua pihak harus bekerja sama untuk memastikan bahwa dana tersebut benar-benar memberikan manfaat yang diperlukan bagi penduduk desa yang membutuhkannya

Beberapa informasi dari warga dan tokoh masyarakat pekon Sidoharjo yang tidak mau disebutkan namanya mejelaskan bahwa program pemerintah melalui anggaran dana desa untuk pekon Sidoharjo Belum ada kemajuan, bahkan beberapa program dari pekon tidak transparan kami mengharapkan kepada aparat penegak hukum untuk dapat mengaudit penggunaan anggaran dana desa tahun 2021 dan 2022, agar kedepannya Pekon Sidoharjo menjadi lebih baik,”Harapnya

kepala Pekon Sidoharjo Kecamatan Pringsewu kabupaten Pringsewu di mintai tanggapannya melalui WhatsApp menjelaskan, ada apa bro, kok sampeyan gitu, Hak jawab saya hari Senin datang aja kekantor biar jelas ,” Tandasnya.

Bambang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *