Diduga Lampu Penerang Desa Talang Pito Asal Jadi dan Indikasi KKN

Bengkulu l Jejakkasus.info – Undang Undang Desa merupakan bagian dari upaya peningkatan optimalisasi sumberdaya manusia dan alam wilayah Indonesia. Optimalisasi peran masyarakat desa dan tantangan nya merupakan bagian dari proses menuju kemadirian diri manusia Indonesia seutuhnya.

Kemandirian di tunjukan dengan muncul nya kesadaran kritis terhadap nilai kehidupan, Kepedulian dan Tantangan atas risiko yang ada. Kesadaran kritis menjadi unsur penting masyarakat desa atas pemberlakuan UU No. 6 tahun 2014. Kesadaran kritis timbul karena berdayanya olah rasa, olah pikir dan olah daya masyarakat desa terhadap potensi diri dan risiko tantangan politik yang dihadapi di perdesaan.

Berbeda di Desa Talang Pito, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu terlihat lampu jalan untuk penerangan di lingkungan Desa di duga di buat asal jadi bisa jadi ini ada nya indikasi KKN serta untuk memperkayakan pribadi.

Tinjauan tim media Jejak Kasus ke lokasi terlihat ada tiang lampu penerangan besi yang di gunakan di Duga tidak sesuai dengan sfek dan informasi yang di himpun bahwa belum terpasang semua.

Lanjut tim mengkonfirmasi kepala Prangkat Desa Okta melalui whatsapp tentang permasalahan lampu jalan yang di alokasikan di desa beliau .

[9/1 11.53] Ok: Untuk tahun ini brapa jumlah lampu jalan kita pak okta
[9/1 11.55] Ok: Di mna pembuatan lampu jalan kita pak,,,

[9/1 11.56] Ok: 78 unit,,, sudah terpasang semua belum pak
[9/1 11.56] Ok: Brapa angran satu unit lampu kita pak
[9/1 12.01] Ok: Ya pak,,, pembuatan di mana pak
[9/1 12.02] Ok: Ooooo,,,,atas nama siapa buat nya pak
[9/1 12.03] Ok: Brapa tempat pak,,
[9/1 12.04] Ok: Boleh kita minta papan informasi ketransparan nya tentang lampu jalan pak okta

Jawab beliau
[9/1 11.59] B Talang Pito Okta: 78 unit
Anggaran 80 juta
[9/1 12.01] B Talang Pito Okta: Pembuatan didesa dilakukan swakelola
[9/1 12.02] B Talang Pito Okta: Bnyak karna dilakukan swakelola.

secepatnya nya tim akan koordinasi ke dinas bersangkutan permasalahan ini dan akan melibatkan lembaga untuk melaporkan hal tersebut.

(Yadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *