Diduga Pemerintah Sebani Serobot Tanah Milik Warga Tanpa Izin

oleh -349 views

Jejakkasus.info | Sidoarjo – Lahan parkir milik warga desa sebani di duga di tutup pemerintah desa dengan melibatkan RT, RW, BPD, LPM Pemdes serta toko masyarakat desa tanpa seijin pemilik lahan pada 8 Oktober 2021 yang lalu.

Dari pantauan tim Jejakkasus di lokasi tempat warga yang di tutup oleh pemerintah desa nampak di pagar di tutup rapat menggunakan besi seng(atap baja ringan) di sepanjang depan lahan tanah milik warga sebani yang berinisial AR atau eks mantan kepala desa setempat pada Rabu(13/10/21).

Menurut pemilik lahan yang di tutup pemerintah desa mengatakan “Memang benar lahan usaha saya sudah sekitar 4 hari di tutup, yang menutup pemerintah desa dengan melibatkan semua jajaran desa yang di jaga linmas desa menutup lokasi usaha saya padahal tempat usaha saya itu terletak di lahan saya sendiri bukan milik desa malah desa menggunakan bahu jalan yang notabennya adalah jalan kabupaten sedangkan jalan itu sendiri jalan penghubung antar dua desa, desa balongbendo dan desa tarik jalan utama itu jalan kabupaten bukan jalan desa,Ungkapnya.

Dan kalau memang tudak ada kepastian oknum pemerintahan tidak ada yang minta maaf dan mengembalikan seperti semula saya akan tempuh jalur hukum dengan semestinya di karenakan kita hidup di negara hukum,Tambahnya.

Dalam kejadian tersebut pihak pemerintahan desa sudah berbuat arogan di karenakan sudah menutup lahan seseorang tanpa seizin pemilik Dalam KUHP Buku II Bab XXV, perbuatan curang seperti penyerobotan tanah dapat diancam dengan hukuman pidana penjara maksimal empat tahun. Pasal 385 terdiri dari 6 ayat ini mendefinisikan secara jelas akan tindakan kejahatan tersebut.(As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *