Dinkes Tulungagung Berangkatkan Jamaah Haji, Dinyatakan Bebas Covid-19

Tulungagung l Jejakkasus.info – Setelah dinyatakan negatif Covid-19, 3 calon jamaah haji (CJH) asal Tulungagung bisa berangkat Senin, (13/6/2022) pagi. Dimana ketiga CJH tersebut telah melakukan tes swab polymerase chain reaction (PCR) pada Minggu, (12/6/2022) kemarin.

“Minggu kemarin pada pukul 14.00 WIB mereka telah kami swab dan pada pukul 22.00 WIB hasil telah keluar dan negatif semua,” Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, dr Kasil Rokhmad, MMRS melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Didik Eka Sunarya Putra.

Didik mengatakan CJH asal Kabupaten Tulungagung pada tahun ini ada 398 orang. Pada Rabu, (8/6/2022) lalu telah didapati 2 orang diantaranya hasil swabnya positif.
CJH tersebut berasal dari Kecamatan Ngunut dan Kecamatan Boyolangu.

Kemudian yang asal Kecamatan Ngunut tersebut ternyata ada 5 orang anggota keluarga yang bakal berangkat. 3 diantara 5 orang tersebut sebenarnya juga ingin menunda keberangkatannya. Namun setelah adanya motivasi dari Kemenag 3 CJH tersebut berangkat.

“Jadi tinggal 2 CJH asal Ngunut yang tinggal. Dan kemarin telah kami lakukan swab bersama untuk bisa berangkat ke embarkasi Surabaya hari ini,” ujarnya.

Disinggung mengenai kondisi jamaah haji yang saat ini sudah di Madinah, Didik mengatakan kondisi fisik jamaah haji Tulungagung bugar dan dalam kondisi fit semua.

“Alhamdulillah semuanya dalam kondisi baik- baik saja,” pungkasnya.

Sementara itu dikonfirmasi di tempat berbeda, Plt Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Tulungagung, Supriono mengatakan ketiga CJH yang telah dinyatakan negatif tersebut di berangkatkan mengikuti kloter 14 dan kloter 15 Kabupaten Malang. Kebetulan pada kloter tersebut terdapat 3 kursi yang kosong.

“Setelah mereka dinyatakan negatif pada pagi jam 10.00 WIB tadi mereka , kami berangkatkan ke embarkasi Surabaya, dan pada pukul 14.00 WIB tadi telah terbang ke Madinah,” jelas Supriono.

Menurutnya, setelah nanti sampai Madinah mereka bertiga bisa digabungkan dengan kloter 9 asal Tulungagung.

“Supriono berharap, mereka juga bisa pulang bersama dengan kaluarganya di Kloter 9 nanti.

“Asal rukun dan syaratnya tidak terlewat, monggo silahkan nanti kalau ada informasi bisa bergabung dengan kloter 9,” tandasnya.(gd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *