DLH Kabupaten Madiun Adakan Gerakan Penghijauan dan Konservasi Alam Tahun 2018

by -856 views

www.jejakkasus.info | Propinsi Jatim – Kabupaten Madiun -, Untuk mendukung Misi Kabupaten Madiun dalam meningkatkan pembangunan Ekomoni yg mandiri berbasis Agrobisnis, Agroindustri dan Pariwisata yang berkelanjutan di Kabupaten Madiun, Pemerintah Kabupaten Madiun Melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun (DLH) mengadakan kegiatan Gerakan Penghijauan dan Konservasi Alam Tahun 2018 di sekitar akses jalan pintu masuk tol di Desa Bagi Kecamatan Madiun, Sabtu (15/12).

Bupati Madiun H. Amad Dawami Ragil Saputra menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi dampak proyek tol di masyarakat yang kurang maksimal. “Kita paham Proyek Pembangunan jalan Tol adalah proyek Nasional dan Kita juga komitmen mendukung keberhasilan proyek jalan tol tersebut namun kita harus tetap menjaga kelestarian alam. Kita ingin menyelesaikan dampak pembangunan jalan tol yang berdampak kurang maksimal di masyarakat, dengan gerakan penghijauan dan konservasi alam di tiap titik sekitar jalan tol yang terdampak dan di setiap pintu masuk Kabupaten Madiun” paparnya.

Kesadaran harus kita bangkitkan bersama-sama kepada seluruh lapisan masyrakat bahwa dengan Gerakan menanam pohon ini menjadi warisan bagi anak cucu kita nanti yaitu warisan dalam bentuk udara yang bersih dan sehat” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun Bambang Brasianto, mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan secara serentak di sekitar akses jalan pintu masuk tol, yaitu di Desa Bagi Kecamatan Madiun dan di Desa Purworejo Kecamatan Pilangkenceng.

“Kegiatan Penghijauan dan Konservasi alam ini juga bertujuan untuk meningkatkan tutupan lahan dan hutan dengan tanaman produktif dan tanaman kayuan serta meningkatkan kesadaran semua lapisan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup” jelasnya.

Peserta Kegiatan Penghijauan dan Konservasi alam Tahun 2018 ini diikuti oleh Sekolah Adiwiyata Kabupaten Madiun dari tingkat SD, MI, SMP, MTS dan SMA, SMK, MA yang sejumlah 59 sekolah dengan jumlah seluruh total 287 Murid dan pendamping, serta diikuti oleh Kader Lingkungan maupun Warga Desa Bagi dan Purworejo dengan menanam batang bibit sejumlah 1600 batang tanaman produktif, yang terdiri dari Apukat, Durian, Jambu Air, Klengkeng, Matoa, Mangga, Srikaya Jumbo, Sawo Manila dan Sukun. (ADV/DYN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *