Efek Media Sosial

by -102 views

Oleh : Winy Arti Anika
Prodi : Manajemen
Universitas. : Universitas Muhammadiyah Malang

WWW.JEJAKKASUS.INFO | Media sosial atau kerap diucapkan dengan kata medsos adalah sebuah media untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara online yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu. Seperti yang telah diketahui banyak orang, media sosial sendiri memiliki berbagai banyak jenis dan bermacam-macam kegunaanya seperti media sosial untuk berkomunikasi atau berinteraksi, memfasilitasi sekelompok orang untuk melakukan obrolan atau diskusi, memfasilitasi sekelompok orang untuk saling berbagi (file, gambar, video, music dan lain-lain) selain itu juga ada media sosial yang menyediakan game yang dapat dimainkan secara bersama-sama.
Bisa kita ketahui bahwa media sosial sendiri juga memiliki ciri-ciri tertentu seperti pesan yang disampaikan tidak hanya untuk satu orang saja namun bisa berbagai banyak orang, pesan yang disampaikan bebas, pesan yang disampaikan cenderung lebih cepat dari pada media yang lain, penerima pesan yang menentukan waktu untuk berinteraksi.
Media sosial saat ini mungkin sudah sangat menguasai banyak orang, terlebih lagi cenderung lebih banyak dipakai oleh anak muda zaman sekarang. Tidak hanya anak perkuliahan atau siswa SMA dan SMP bahkan sosial media juga digunakan oleh anak-anak Sekolah Dasar. Media sosial juga pasti mempunyai dampak-dampak tertentu seperti dampak negatif dan dampak positif.
Dampak Positif itu seperti sebagai tempat promosi dengan banyaknya orang yang menggunakan jejaring sosial, membuka kesempatan banyak orang untuk mempromosikan produk atau jasa yang kita tawarkan, tempat dimana banyak orang bisa memperbanyak teman dan dapat menambah teman baru maupun relasi bisnis dengan mudah, digunakan sebagai tempat komunikasi, mempermudah kita untuk mencari sebuah informasi, dan tempat berbagi.
Dampak negatif, media sosial juga bisa memicu munculnya tindak kejahatan. Banyak juga orang yang menggunakan sosial media sebagai alat untuk melakukan kejahatan seperti tindak kejahatan penculikan, penipuan, mengganggu hubungan antar orang lain, menimbulkan sifat kecanduan bisa diperkirakan penggunanya menjadi autis atau lebih menutup diri pada kehidupan sekitar.
Seperti yang sering terjadi dampak negatif tidak hanya menyerang orang dewasa tetapi juga dapat menyerang orang yang berproses dalam pendidikan seperti mahasiswa. Mahasiswa yaitu manusia yang berstatus antara anak yang belajar mandiri tanpa bantuan orang tua dan manusia yang berproses menjadi orang yang sukses dimassa yang akan datang. Bahkan pemikiran mereka sendiri belum mencapai kestabilan yang dimana mereka belum memahami mana yang benar-benar fakta dan hanya ekspektasi.
Seperti beberapa waktu ini kerap terjadi komentar tidak mengenakan terhadap akun-akun organisasi dalam kampus atau luar kampus, beberapa mahasiswa yang tidak peduli akan sekitarnya dan tidak mengetahui kejadian sebenarnya. Dengan tanpa berfikir panjang mereka langsung menuding akun sosial media tersebut dengan komentar-komentar pedas tanpa memikirkan perasaan orang lain.
Sebaiknya sebagai mahasiswa mereka bisa lebih berfikir panjang dan melihat efek yang akan ditimbulkan, dan bisa memikirkan tekanan apa yang akan dihadapi orang lain dan lingkungan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *