Gelar Budaya Upacara Adat Seren Tahun Kasepuhan Neglasari 2021

oleh -10 views

Jejakkasus.Info l Lebak – Acara Seren Tahun 2021 akan digelar pada hari Minggu (31/10/2021) secara sederhana, bertempat di pendopo rumah adat kasepuhan Neglasari. Kampung Neglasari, Desa Cikatomas, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak. Provinsi Banten.

Seren Tahun merupakan sebuah upacara adat turun temurun yang dilakukan setelah panen padi.

Upacara ini dilakukan setiap tahun secara rutin, dan diikuti seluruh warga desa. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa, semuanya ikut hadir dan memeriahkan dalam upacara tersebut.

Namun ada yang berbeda di acara Seren Tahun kali ini, sejak adanya pandemi Covid-19, adat kasepuhan Neglasari akan menggelar Seren Tahun dengan konsep sederhana yakni dengan cara hibrid melaui daring dan kegiatan yang dibatasi oleh pengunjung kurang dari 25 persen pengunjung, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, guna mengantisipasi penularan virus Covid-19.

Dalam kesempatan itu Kasepuhan adat Neglasari Omik yang akrab di sapa Olot Omik, kepada awak media mengatakan, bahwa acara seren taun di tahun 2021 dilaksanakan secara sederhana, hanya 25 persen saja.

Sehingga acara yang dilaksanakan saat ini tidak seperti ditahun-tahun sebelumnya.

“Rangkaian acara Seren Taun kali ini akan berlangsung selama 1 bulan lebih 1 minggu yakni dimulai dari tanggal 25 September sampai 31 Oktober 2021. Dengan rangkaian acara yang berbeda seperti tahun sebelumnya. Seperti diadakannya Pelatihan Pencak Silat, Pelatihan Bermain Musik Tradisional (Angklung dan Dogdog Lojor) dan Pelatihan Tari Jaipong. Yang nantinya peserta pelatihan akan ditampilkan di acara puncak seren taun. Pelatihan ini tentunya sangat memperhatikan protokol kesehatan”, Ungkap Kasepuhan Olot Omik, Senin 11 Oktober 2021.

Selanjutnya pada acara inti, yakni tanggal 30 dan 31 Oktober akan dilaksanakan webinar dan workshop Pagelaran Budaya dengan tema “Menjaga Eksistensi Budaya di Era Revolusi Industri 4.0 Melalui Upacara Adat Seren Taun di Kasepuhan Neglasari”. Hal ini merupakan upaya Kasepuhan Neglasari dalam menyelaraskan budaya dengan perkembangan zaman.

Dimana budaya harus tetap dilestarikan sebagai identitas suatu daerah dan lebih luasnya sebagai identitas suatu bangsa.

Selain itu juga akan ada penampilan wayang golek di acara puncak seren taun, yang akan disiarkan secara live streaming di beberapa media sosial Kasepuhan Neglasari.

Karena pembatasan jumlah pengunjung ini bukan berarti masyarakat tidak bisa menyaksikan atau ikut memeriahkan kegiatan.

Melainkan ada beberapa bagian yang akan disiarkan secara daring.

Selain itu Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Seren Taun Hendi, mengatakan “Mengingat di masa PPKM, acara ini dilaksanakan tidak seperti di tahun-tahun sebelumnya. Kami juga sudah berkoordinasi dulu dengan pihak kecamatan, untuk meminta petunjuk dan arahan. Kami mengikuti aturan pemerintah, tentang Prokes dengan ketat dimasa pandemi Covid-19 ini. Setelah itu baru kami mengadakan acara ini, atas petunjuk dari petugas tentang aturan protokol kesehatan (Prokes) yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Untuk itu kami melaksanakan acara seren tahun adat Kasepuhan Neglasari di tahun 2021 ini, hanya sekitar dibawah 25 persen tidak seperti di tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Olot Omik juga mengajak kepada semua masyarakat adat Neglasari agar bisa menjaga Protokol Kesehatan, guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di wilayah adat kasepuhan Neglasari, demikian disampaikan oleh Ketua Pelaksana. (Tim JK Info Jabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *