Habiskan Anggaran Negara Puluhan Miliar, Sejumlah Item Pekerjaan Proyek Jalinbar Di Kaur Hancur.

by -247 views

 


www.jejakkasus.info | Provinsi Bengkulu, Kabupaten Kaur- Proyek pelebaran jalan lintas barat simpang rukis – tajung kemuning- Cahaya Bahtin oleh Satuan Kerja Jalan Wilayah II Kementerian PUPR, telan anggaran negara puluhan miliar rupiah sumber dana APBN tahun 2017/2018, meliputi berbagai macam item pekerjaan mulai pengaspalan, pasangan saluran drainace, dan pekerjaan pengecoran bahu jalan dengan kontruksi beton, ironisnya meskipun telah menghabiskan angaran miliar rupiah sejumlah hasil pekerjaan sudah hancur dalam hitungan bulan.

Setidaknya hal itu dapat dilihat pada pekerjaan cor beton pada bahu jalan, dimana disejumlah lokasi seperti ruas jalan keranjangan, ruas jalan simpang kinal Desa Suaka Merindu sudah mengalami kerusakan yang cukup parah, bahu jalan yang sudah dicor ambruk, patah dan hancur, Anehnya meskipun pekerjaan terkesan dikerjakan asal asalan dengan tidak mempertimbangkan kualitas mutu proyek yang dikerjakan oleh PT. Waskita Karya tersebut dianggap mulus.

Kerusakan juga terjadi pada pekerjaan saluran drainace sisi kiri dan kanan jalan, pemasangannya terkesan asal asalan, seperti pekerjaan drainase berlokasi di Desa Aur Ringit, dimana saluran yang baru saja dibangun tidak dapat berfungsi dengan baik, dikarenakan banyak saluran yang terputus, pekerjaannya tidak terselesaikan sehingga apabila musim hujan air mengenang.

Warga Kecamatan Tanjung Kemuning Yaman, (18/12/18) Mengeluhkan hasil pekerjaan proyek jalan lintas barat yang terkesan asalan asalan tersebut,”banyaknya pekerjaan pasangan saluran drainase yang tidak selesai, sehingga saluran terputus, hal itu mengakibatkan air tidak bisa mengalir,” Keluhnya.

Ia juga mempertanyakan kualitas hasil pekerjaan saluran drainase, dimana pasangan saluran ada yang di plester dan ada juga yang tidak, “kami masyarakat sangat menyayangkan proyek dengan anggaran puluhan miliyar namun pakerjaanya asal jadi,” ungkapnya.

Sampai berita ini ditulis belum didapat hak konfimasi baik dari Satuan Kerja Jalan Wilayah II Kementerian PU Bengkulu, maupun pihak Kontraktor PT. Waskita Karya (PT. WK). (Iwan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *