Hari Kamis Diminggu Ke 2 Pemkab Bondowoso Himbau ASN Pakai Baju Adat Nusantara

Berita – Jejakkasus.info -, Bondowoso – Terkait Edaran dan Himbauan ASN di minggu ke 2 yang diharuskan berpakaian adat asli Kabupaten Bondowoso dalam rangka mengingat sejarah dan juga menghormati para sejarah dan juga dalam rangka wawasan kebangsaan NKRI.

Kepala Dinas Disparbudpora Bondowoso Mulyadi mengatakan, himbauan yang disampaikan oleh pemerintah kepada seluruh ASN di Bondowoso untuk berpakaian adat nusantara dalam rangka wawasan kebangsaan NKRI. “Sehingga menyadarkan masyarakat tentang pentingnya mengingat sejarah masa lalu dan kita memang bhineka tunggal ika, sehingga himbauan itu adalah bagian adat nusantara, “jelasnya.

Mulyadi juga mengatakan, Mengingat himbauan tersebut hanya sementara. Mungkin kalau kita sudah mempunyai baju adat tersendiri mempunyai legal standing baru kita akan menggunakan pakaian adat Bondowoso. “Dan dalam hal ini masih dalam tahap penelusuran dan kajian seperti apa pakaian adat Bondowoso yang sebenarnya. Beberapa minggu lalu kita sudah berkoordinasi dengan beberapa tokoh dari keluarga Ki Ronggo dari dewan kebudayaan daerah maupun dari tokoh-tokoh kebudayaan kita jadikan satu di dinas itu dalam tahap pengkajian, “ungkapnya.

Sementara untuk pakaian adat yang ada di Bondowoso masih ada satu pakaian adat yakni pakaian adat Kironggo yang sudah diketahui. “Karena pakaian adat itu yang dipakai adalah waktu jaman tempo dulu. Yang kami temukan pakaian adat diwaktu pemerintahan kerajaan hanya pakaian keluarga Kironggo berupa pakaian dan odeng, “katanya.

Bentuk pakaian sama dengan pakaian jawa timur yang ditemukan warna krem dan ditengah ada berupa warna batik motivatif warna coklat. “Odengnya juga gitu motif batik warna coklat juga, “ujarnya.

Dikempatan yang sama Wakil ketua DPRD Kabupaten Bondowoso yang juga sebagai ketua Cagar Budaya Kabupaten Bondowoso Sinung Suderajat mengatakan, Terutama dengan kondisi saat ini sedikit banyak sangat mengapresiasi ektikat baik untuk tidak menghilangkan nilai-nilai warisan para leluhur. “Dengan adanya surat edaran kewajiban umtuk memakai baju adat nusantara, sebenar kita Bondowoso sendiri mempunyai pakaian adat tersendiri yang mungkin masih dalam proses pembahasan yang melibatkan tenaga ahli budaya, ahli sejarah kemudian juga dari keluarga besar Raden Bagus Asra Ki Ronggo Bondowoso yang belum final, “jelasnya.

Dan nanti tentunya kata Sinung, perlu diketahui diawal tahun 2023 sebagai enisiatif dari legislatif yakni perda tentang kemajuan budaya dan kearipan lokal segers diputuskan. “Paling tidak
Sebelum itu sudah ada kisi-kisi yang melenceng tidak terlalu jauh tentang keberadaan baju adat khas Bondowoso, silahkan kalau nanti ada kreasi baru yang terpenting ada paten yang benar-benar baju ada Bondowoso. Mulai dari blangkon sampai ke bawah yang memang asli dari Bondowoso, “tambanya.

Ketika sudah menemukan baju adat nusantara dirinya berharap kepada semua pejabat ASN memakainya seminggu sekali setiap hari kamis. “Ditahun 2023 nanti kita dok tentang kebudayaan dan kearifan lokal, dan itu nantinya akan memberdayakan UMKM yang ada di Bondowoso, “pungkasnya.(yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *