Hati-hati Modus Penipuan Tilang Elektronik 

Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Bandung l Jejakkasus.info – Polda Jawa Barat, meminta masyarakat berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan sistem tilang elektronik melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp (WA).

Hal itu dikatakan Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo, Jumat (7/10/2022) di Kota Bandung.

Lanjut Ibrahim, pemberitahuan tilang hanya dikirimkan melalui pesan SMS dari sistem tilang elektronik, tidak melalui pesan WhatsApp.

“Pembayaran denda tilang, hanya menggunakan kode Briva dan bukan nomor rekening,” kata Ibrahim.

Ibrahim menambahkan, apabila ada masyarakat yang menerima pemberitahuan pembayaran denda tilang elektronik selain SMS, segera menghubungi petugas Polri atau mengabaikannya.

Sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) diberlakukan guna mendisiplinkan masyarakat ketika berlalu lintas.

“Sistem ETLE bakal merekam setiap pelanggar lalu lintas, kemudian surat tilang beserta bukti pelanggaran bakal dikirim ke alamat pemilik kendaraan,” kata Ibrahim.

Menurut Ibrahim, Jika alamat atau data yang ada di STNK kendaraan berbeda dengan pemiliknya, penerima surat bisa melakukan konfirmasi melalui hotline atau laman yang tertera pada surat tilang.

Artinya, kendaraan tersebut sudah dijual namun belum dibalik nama.

“Pemilik pertama atau penerima surat bisa melakukan konfirmasi melalui alamat web, memasukkan keterangan mobil sudah terjual, serta memasukkan nama pembeli dan nomor telepon serta email pembeli,” kata Ibrahim. (Erdan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *