Hutan Jati Gundul Puluhan Hektar, di Duga Ada Pelanggaran Yang Terkoordinasi

by -237 views

Banyuwangi | www.jejakkasus.info – Puluhan hektar hutan jati di kawasan perbatasan Ponco moyo yang masuk wilayah KRPH Sukamade yang gundul menyisakan pertanyaan bagi masyarakat. Hal itu di sebabkan oleh bebasnya para penebang liar wira wiri membawa kayu hasil kejahatan tanpa ada sedikitpun rasa takut kalau kalau ada petugas.

Salah satu tokoh FPB (Forum Pemuda Bersatu) Wagiyono yang tergerak hatinya melihat kondisi hutan yang gundul, minggu 29 desember mencoba mengklarifikasi perihal gundulnya hutan jati tersebut kepada petugas Perhutani yang sedang berjaga di Pos PTM Gunung Gamping. Di Pos PTM Wagiyono dan wartawan di temui salah satu petugas Perhutani yang bernama Usman. Saat di konfirmasi perihal aktivitas penebangan kayu yang menjadi penyebab gundulnya hutan jati di kawasan perbatasan Ponco moyo Usman mengatakan “Kalau itu jelas murni pelanggaran, intinya itu pembalakan liar, soalnya yang saya tahu belum ada SP untuk penebangan kayu jati di wilayah itu” jelasnya.

Di tanya lebih lanjut terkait tidak adanya tindakan dari Perhutani terhadap pembalak liar tersebut Usman menambahkan “Untuk perihal belum adanya tindakan dari Perhutani dalam menyikapi masalah penebangan ilegal itu, lebih jelasnya sebaiknya temui Pak ASPER saja” jawab Usman.

 

Gundulnya puluhan hektar hutan tersebut menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat, selain itu juga menimbulkan dugaan dugaan adanya persekongkolan jahat yang sedang terjadi antara pembalak liar dengan oknum oknum yang terkait. “Kalau memang tidak ada kerjasama masa iya puluhan hektar hutan jati di tebang kok tidak ada tindakan dari Perhutani, malah terkesan di biarkan” papar Wagiyono tokoh FPB.

Sementara itu ASPER BKPH Sukamade Sukirno saat di konfirmasi perihal hutan yang gundul via WA beliau membalas “Kalau pembalakan liar sampai puluhan hektar saya belum mendapat laporan, tapi kalau pencurian biasa memang ada, beberapa minggu lalu kami juga melakukan operasi di daerah Kandangan” tulisnya.(Tim JK Banyuwangi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *