Inovasi Desa Wisata Gunungsitoli Barat Diluncurkan, Pengelolaan Oleh Konsultan HIDORA

oleh -8 views

Jejakkasus.info | Nias – Inovasi Desa Wisata Gunungsitoli Barat diluncurkan sebagai hasil dari pelatihan, pendampingan & pengelolaan oleh konsultan pariwisata (HIDORA) di Desa Lolomoyo Tuhemberua, Desa Tumori dan Desa Gada yang dilaksanakan di Desa Lolomoyo Tuhemberua Kecamatan Gunungsitoli Barat Kota Gunungsitoli Provinsi Sumatera Utara, Sabtu, (11/09/2021).

Pada kegiatan ini hadir anggota DPRD Kota Gunungsitoli Yan Raradodo Gea dan Atieli Zebua, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Meiman K Harefa,S.Sos.,M.SP, mewakili Kadis Kominfo Nasowanolo Harefa, S.Pd.SD, Kepala KSOP Gunungsitoli, Merdi Loi SE, MM., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Sumut Gunungsitoli Waozaro Hulu,S.Pd.,M.IP.

Herman Zebua Kepala Desa Lolomoyo Tuhemberua pada saat menyampaikan kata pembukaan menerangkan bahwa acara peluncuran tersebut merupakan bukti lanjutan pendampingan di 3 (tiga) desa. Sebagai wujud arahan program dari Pemerintah Pusat dimana Desa harus berinovasi, maka salah satunya adalah Inovasi Desa Wisata. Desa Wisata tersebut nantinya diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, “terang Kades

Camat Gunungsitoli Barat Arianto Zega,SE., MM pada sambutannya mengatakan bahwa melalui pendampingan nantinya dapat dibangun SDM (sumber daya manusia), karena pembangunan tidak hanya fisik saja, sehingga turut terbangun data-data yang dapat digunakan untuk pengajuan bantuan pembangunan ke Pemerintah Provinsi hingga ke Pemerintah Pusat, “ujarnya.

Camat menambahkan bahwa dari kegiatan ini semoga bisa menjadi wujud dari apa yang kita mimpikan bersama untuk membangun Desa Wisata. Standarisasi tentang Desa Wisata sudah berjalan penyusunannya, dengan demikian dalam waktu dekat akan dikeluarkan Perwal tentang penetapan desa wisata pada ketiga desa ini. Dengan adanya nanti perwal tersebut, kita bisa melakukan permohonan untuk pemberian anggaran,” tambahnya

Anggota DPRD Kota Gunungsitoli Firman Zebua, SH berharap agar dalam setiap tahapan mewujudkan Desa Wisata semua pemangku kepentingan dan masyarakat harus saling bekerjasama. Sehingga apa yang sudah direncanakan dapat terwujud dengan baik, “harapnya

“Tentu untuk tercapainya destinasi yang baik harus ada kerjasama, karena semua tidak akan tercapai jika tidak ada kerjasama yang baik. Kita berharap kepada penghibah lahan, mari kita dukung agar tidak banyak permasalahan, agar energi kita tidak habis untuk menyelesaikan permasalahan,”ungkapnya

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Drs. Penyabar Nakhe menyampaikan materi sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor 1 tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya.

Pada acara dilakukan serah terima dokumen laporan pendahuluan kepada ke tiga desa yang selama ini didampingi oleh Konsultan Pariwisata yakni HIDORA (Perkumpulan Hiduplah Indonesia Raya)
(TMZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.