Investasi Nyata untuk Nyawa: RSUD Lehong Perkuat Garda Depan Kesehatan Daerah

Manggarai NTT –https://Jejakkasus.info, Pembangunan ruang rawat inap baru RSUD Lehong resmi rampung 100 persen dan diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak kerja. Penyelesaian proyek ini menjadi penegasan bahwa pembangunan sektor kesehatan di Manggarai Timur berjalan terukur, terawasi, dan akuntabel.

Direktur Utama RSUD Lehong, dr. Kresensia Nensy, M.A.R.S., menyatakan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan dengan pengawasan ketat, termasuk pendampingan dari Kejaksaan Negeri Manggarai guna memastikan transparansi dan kepatuhan terhadap aturan.

“Progres pembangunan telah mencapai 100 persen. Seluruh tahapan kami jalankan sesuai mekanisme dan dalam pengawasan langsung,” tegasnya, Rabu ( 18/02/2026).

Baca Juga:  Miris Sekali..!!, Sekian Lama Bea Cukai Kudus Belum Bisa Menangkap Pemilik Rokok Ilegal, Sopir Sudah di Proses Hukum, Ada Apa?

Gedung baru tersebut dibangun dengan total anggaran lebih dari Rp19 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan Tahun Anggaran 2025.

Fasilitas ini dirancang sebagai penguatan layanan prioritas nasional Kanker, Jantung, Stroke, dan Uro-Neurologi (KJSU), serta peningkatan layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).
Kehadiran gedung rawat inap ini bukan sekadar penambahan ruang, melainkan bagian dari transformasi sistem layanan kesehatan. RSUD Lehong diproyeksikan menjadi rumah sakit pengampu yang mampu memperkuat jejaring rujukan di Manggarai Timur dan wilayah sekitarnya.

Program KJSU-KIA sendiri merupakan strategi nasional untuk memastikan penanganan penyakit kritis tidak lagi terkonsentrasi di kota-kota besar. Dengan peningkatan fasilitas dan kapasitas layanan, masyarakat di daerah kini memiliki akses yang lebih cepat terhadap penanganan medis yang kompeten.

Baca Juga:  Oknum Anggota DPRD Kota Bengkulu Ditahan Kejari, Terlibat Korupsi dan Pemerasan Kios Pasar Panorama

“Tujuannya jelas: mempercepat layanan rujukan, meningkatkan kompetensi pelayanan, dan menekan beban biaya masyarakat karena tidak perlu dirujuk jauh ke luar daerah,” jelas dr. Kresensia.

Secara strategis, pembangunan ini juga berdampak pada efisiensi sistem kesehatan daerah. Dengan fasilitas yang lebih memadai, angka rujukan keluar daerah dapat ditekan, waktu penanganan pasien menjadi lebih singkat, serta kualitas layanan meningkat sesuai standar nasional.

Baca Juga:  Bakal Catatkan Hattrick, Putu Parwata Kembali Diusulkan Sebagai Ketua DPRD Badung Periode 2024-2029

Rampungnya proyek ini sekaligus menjadi indikator bahwa investasi di sektor kesehatan adalah prioritas nyata, bukan sekadar retorika. Pemerintah daerah dan manajemen rumah sakit menegaskan komitmen untuk memastikan fasilitas yang telah dibangun benar-benar dioperasikan secara optimal demi kepentingan masyarakat.

Dengan infrastruktur baru yang representatif dan sistem layanan yang diperkuat, RSUD Lehong kini berada pada posisi strategis sebagai pilar utama pelayanan kesehatan di Manggarai Timur—menjawab kebutuhan hari ini sekaligus menyiapkan kapasitas untuk tantangan kesehatan di masa depan.

Kabiro : NP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *