Jawarno Minta Masyarakat agar Jangan Lalai Prokes

oleh -37 views

BANGKA I Jejakkkasus.info – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung jawarno melakukan sosialisasi Penyebarluasan Perda No 10 Tahun 2020 tentang Adaptasi kebiasaan baru dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung jawarno, berharap, Dengan adanya Perda agar masyarakat dapat lebih disiplin, Berhati-hati dan untuk selalu menjaga kesehatan, terutama untuk selalu menerapkan prokes agar terhindar dari terpaparnya covid 19.

“sesuai dengan intruksi presiden beberapa bulan yang lalu agar kita harus melaksanakan new normal. Jangan hanya berpangku tangan dengan adanya Covid -19 ini, kita harus tetap berusaha dan optimis”, Ucap jawarno saat menjadi narasumber dalam kegiatan penyebarluasan Perda, di Ruang Pertemuan Kantor Camat Merawang Kabupaten Bangka Jum’at (26/03/21).

Ditambahkannya, dengan adanya Perda sebagai rambu-rambu agar masyarakat tidak terlalu lalai dalam melakukan aktivitas ditengah pandemi Covid -19 yang belum berakhir.

” Betapa pentingnya kesehatan, betapa bahayanya virus covid 19. gunanya Perda ini yakni demi kepentingan masyarakat Babel “, ungkapnya.

Ia mengingatkan, agar untuk dapat selalu menjaga diri, keluarga, tetangga maupun lingkungan sekitar agar selalu disiplin dan menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid 19, Pesannya

” Mudah-mudahan Perda ini dapat disosialisasikan lagi kepada masyarakat. baik di rumah maupun ke masyarakat yang lainnya”, jelas, Politisi Gerindra.

Pada kesempatan yang sama Camat Merawang Jaleari, mengucapkan Terima kasih serta mengapresiasi atas inisiatif DPRD Babel terhadap adanya kegiatan penyebarluasan peraturan daerah (Perda) No 10 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease (Covid 19).

“Mudah – mudahan silahturahmi ini dapat membawa keberkahan, dalam memberi wawasan, ilmu serta pemahaman demi keselamatan dan kesehatan kita semua”, harapnya.

Dalam Penyebarluasan Perda ini melibatkan pihak Puskesmas, para pegawai di kantor kecamatan dan tokoh masyarakat. (Jenny Siskawati/Andriyadi)

Sumber: Setwan Babel

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *