Kabag Humas Kota Gunungsitoli Diduga Tilep APBD T.A 2018 dan Manfaatkan Media

oleh -602 views

Jejakkasus.info I Nias.

Kabag Humas kota gunungsitoli diduga habiskan APBD sebesar Rp.233.000.000 (Dua Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Rupiah) sebagai jasa untuk imbalan kerjasama 4 (Empat) Media, hal ini disampaikan oleh siswanto laoli selaku ketua Ormas Garda Bela Negara Nasional (GBNN) DPC-Gunungsitoli.
Penggunaan anggaran tersebut diketahui pada laporan keterangan pertanggungjawaban walikota Gunungsitoli (LKPJ) tahun anggaran 2018 lalu, menurut pengamatan saya, media tidak pernah dibayar, ada apa dengan kabag humas pemerintah kota gunungsitoli, heran Siswanto laoli.
Adapun nama media yang tercatat di dalam laporan LKPJ walikota gunungsitoli T.A 2018, selaku penerima biaya kerjasama dengan pemerintah kota gunungsitoli, yaitu, media online Nias kita.com, media online Warta expres.com, media online warta nias.com dan LPP RRI gunungsitoli, ke empat media ini saya duga sebagai korban atas pemanfaatan anggaran yang bersumber dari APBD kota gunungsitoli. Semoga media yang namanya kita sebut bisa mengklarifikasi temuan ini ke publik, jelas Siswanto.

Tambahnya, kenapa harus media tersebut yang bisa menjalin kerjasama dengan pemerintah kota gunungsitoli, dimana media lainnya, janganlah hak media lain dikebiri. Masih banyak media besar yang telah lama berkecimpung di dunia birokrasi pemerintah kabupaten nias saat itu, ada apa dengan pemerintah kota gunungsitoli, mereka hanya memanfaatkan 3 media online yang pusatnya di kota gunungsitoli.
Seandainya memang pemerintah kota gunungsitoli menjalin kerjasama dengan tiga media lokal, apa bisa mereka pertanggungjawabkan anggaran tersebut, yang di spj kan melalui kabag humas kota gunungsitoli, ucap siswanto.
Ketua ormas Garda Bela Negara Nasional (GBNN) Dpc-Gunungsitoli menyampaikan, hal ini akan kita sampaikan ke pihak penegak hukum, sepertinya pemanfaatan anggaran ini diduga sangat tidak masuk akal, menurut siswanto.

Diketahui juga, bahwa media online Warta Express dan media online warta nias di adakan kerjasama dengan biaya sebesar Rp.13.922.600.401 (tiga belas juta Sembilan ratus dua puluh dua ribu enam ratus empat puluh satu rupiah) oleh sekretariat DPRD kota gunungsitoli di tahun anggaran 2018, disini kita melihat dengan jelas, bahwa pemerintah kota gunungsitoli melalui kabag humas dan sekwan, terlalu mubazir memanfaatkan anggaran demi sesuatu hal, kesal siswanto.

Ketika awak media ini melakukan konfirmasi kepada kabag humas kota gunungsitoli, saat diruangannya pada hari senin tanggal 11 oktober, kabag humas tidak berada dikantornya, dan berupaya terus konfirmasi melalui whatsapp namun sangat tidak ada respon dari viktor gea.

Hingga berita ini turun, media jejakkasus.info tetap berusaha untuk menjumpai Viktor Gea selaku kabag humas pemerintah kota gunungsitoli untuk mengambil klarifikasinya. (TMZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.