Kades Karang Bungur Sumedang Diduga Selewengkan Dana Sapras

by -1,648 views

 

jejakkasus.info | Provinsi Jabar – Kabupaten Sumedang – Berdasarkan Informasi yang berkembang di masyarakat, Kamis (3/1/2019) pukul 11.00 WIB. Tim Jejak Kasus Sumedang menelusuri informasi tersebut, untuk mencari kebenarannya.

Informasi tentang dugaan penyelewangan dana Sarana dan Prasarana (Sarpras) sebesar Rp100 juta yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Karang Bungur, Kecamatan Buah Dua, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat (Jabar) Eman Sumarya, disaat menjabat Kades.

Eman Sumarya ini telah mengundurkan diri sebagai Kades Karang Bungur, karena mengikuti pencalonan diri sebagai anggota dewan dari Partai Demokrat.

Dana Sapras sebesar Rp100 juta itu, dicairkan pada tanggal 2 Agustus 2018. dan dana tersebut direncanakan Untuk membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) di dusun 1 dan 2 Desa Karang Bungur, namun hingga saat ini tidak terealisasi.

Menurut narasumber yang tidak mau disebutkan namanya, menyatakan dari dana Rp100 juta itu, hanya digunakan untuk membeli 100 sak semen saja.”Semen tersebut disimpan di Balai Desa, bahkan semen itu sudah banyak yang membeku,” ujarnya.

Sedangkan diakui narasumber pembangunan TPT ini telah diadakan perjanjian antara mantan Kades dengan Tim dari Inspektorat,”Yang mana isi dari perjanjian itu, akan dilaksanakan tanggal 15 Desember 2018. Namun sampai saat ini pembangunan TPT belum dilaksanakan,” ungkapnya.

Tim Jejak Kasus Sumedang, mencoba mengkonfirmasi masalah itu kepada Mantan Kades Eman. Melalui telepon maupun pesan WhatsApp tidak pernah ada tanggapan.

Tim Jejak Kasus Sumedang mencari kejelasan lebih lanjut dengan mendatangi Desa Karang Bungur. Di lokasi menemukan 100 sak semen yang sudah membeku.

Laporan: Tim Jejak Kasus Sumedang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *