Kades Teluk Pulai Dalam Johan Simbolon Hina Kabiro Detikkasus.com  Lamasi Pakpahan “Awas Gila dan Bodoh”

oleh -138 views

Labuhanbatu Utara l Jejakkasus.info  – Forum Wartawan Labuhanbatu Utara (Labura), menyayangkan pernyataan Kepala Desa (Kades) Teluk Pulai dalam. Melukai hati para profesi wartawan.

Pers sering disebut sebagai pilar keempat demokrasi setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

Walapun berada di luar sistem politik formal, keberadaan pers memiliki posisi strategis dalam peliputan berita, pendidikan kepada publik, sekaligus menjadi alat kontrol sosial.

Berdasarkan UUD 45 pokok pers nomor 40 tahun 1999:

1. Kemerdekaan PERS dijamin hak azasi warganegara.
2. Pers mempunyai hak mencari, memperoleh, menyampaikan gagasan, dan informasi.

Para wartawan Forum Wartawan Labura marah dengan etika Kepala Desa Teluk Pulai Dalam.

Hebdi mengusulkan agar Kades tersebut diperiksa.

Mardongan Forum Wartawan Labura mengusulkan keras para wartawan bersatu, agar tidak meremehkan wartawan dalam bertugas.

Saat dikonfirmasi, Lamasi Pakpahan menyebutkan, Kades Teluk Pulai tidak tahu para Alumni Graha Kirana tidak ada yang bodoh.

“Banyak alumni solid bermacam profesi, seperti anggota Polri, aktivis, pejabat pemerintahan dan lainnya. Kami bangga Bupati Labura senior kami dan satu alumni merupakan Alumni STIE Graha Kirana, jelas Lamasi, Kamis (29/7/2021).

Kita dukung kinerjanya Labura Hebat.

“Perlu Kades Teluk Pulai tahu, saya lulusan cumlaude, kalau senior kami bupati, saya tidak tahu nilai ijazahnya cumlaude juga atau tidak. Kami di didik di sana supaya cerdas, beretika, dan bermoral. Saya akan minta pendapat Bupati Labura, Hendriyanto Sitorus, SE, agar Kades Teluk Pulai Dalam, dibina etika bicara, dan jangan menyerang pribadi,” papar Lamasi.

Kami hanya melaksanakan tugas, nanti kita usulkan agar Bupati Labura memberikan pendidikan karakter yang beretika dan bermoral, agar Kades Teluk Pulai Dalam, sadar. Dan perilaku layaknya manusia.

Forum Wartawan Labura, ingin meminta Kades Teluk Pulai Dalam meminta maaf secara terbuka.

Organisasi wartawan lainnya wajib peduli kasus ini.

“Diharapkan para wartawan semakin solid,  tidak ada lagi terulang perbuatan seperti Kades Teluk Pulai Dalam,” ucap Lamasi Pakpahan. (Tim Sembilan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *