Kapolres Badung Di Dampingi Polsek Kuta Utara, Mengajak Masyarakat Ciptakan Pemilu 2019 Aman Dan Damai.

by -171 views

Jejakkasus.info | Polres Badung-Bali, Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, SIK menghadiri para tokoh, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarat maupun tokoh adat serta masyarakat Kuta Utara Sabtu(16/3/2019) yaitu dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas kondusif menjelang Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk.

Kegiatan ini hampir setiap minggu kita lakukan, bahkan baru kemarin kita bersama tokoh muslim di mushola Nurul Hikmah Kwanji, Dalung ucap Kapolres yang sangat dekat dengan media ini, di wantilan Segara Perancak, Desa Tibubeneng, Kuta Utara Badung.

Dijelaskan AKBP Yudith yang didampingi Kapolsek Kuta Utara AKP I Gede Putu Anom Danujaya, SH, SIK, serta para pejabatnya, menghadiri masyarakat Badung tidak memandang dari suku apa, agama apa. “Itu merupakan masyarakat yang harus kita lindunggi. Untuk kita bisa berkomunikasi dengan mereka, dan mendengarkan aspirasi dari mereka,” ujarnya.

Kegiatan bersilahturahmi merupakan kegiatan yang sudah rutin dilakukan untuk menyampaikan himbauan-himbauan dan mengajak masyarakat ikut menciptakan Pemilu yang aman, damai dan sejuk.

Selain itu Kapolres memastikan bahwa pihaknya juga menjamin kebebasan setiap orang untuk memperoleh haknya memilih. “Netralitas tetap kita jaga, apapun sukunya, apapun agamanya, kita juga melindunggi mereka,” tegasnya.

Adapun aspirasi yang diserap olehnya pada saat silahturahmi dengan para tokoh tersebut, bahwa masyarakat mempunyai keyakinan di wilayah hukum Polres Badung khususnya Kecamatan Kuta Utara ini sudah dari dulu aman, sekarang juga pasti aman, jadi tidak perlu dikwatirkan.

Menurut Kapolres meskipun demikian, kita tidak boleh lengah, dan salah satu yang patut diperhatikan berita-berita yang tidak jelas kebenarannya yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan. “Itu sudah kita ketahui bahwa Hoax itu kita peranggi bersama,” jelas AKBP Yudith mantan Kapolres Muna Sultra ini di Kuta Utara.

“Mari hal – hal positif dan benar kita besarkan, dan kemudian yang tidak yakin itu yang tidak benar, jangan diteruskan, bahkan kita tanam sedalam – dalamnya” katanya menutup.(Sutarya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *