Kapolri Tinjau Vaksinasi Di Pendapi Gedhe Balikota Surakarta

Jejakkasus.info|JATENG

Surakarta – Setelah meninjau Vaksinasi di Masjid Agung dalam kunjunganya di Kota Semarang kemarin (24/03) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hari ini akan meninjau kegiatan Vaksinasi Massal Para Ulama, Tokoh Lintas Agama, Santri, Dosen dan Guru di Pendapi Gedhe Balikota Surakarta, Kamis (25/03/2021).

Didampingi Walikota Surakarta Gibran Rakabuming, Kapolri terlihat bersemangat saat berdialog langsung dengan peserta vaksinasi.

Baca Juga:  Ketua Umum LSM Gmicak minta KPK Lidik Proyek Senilai Rp 40 Milyar di Bojonegoro Ambruk!

“Masyarakat semua terlihat antusias saat di vaksin ini,” katanya.

Sama halnya saat kunjungan sebelumnya di Kota Semarang, pada vaksinasi di Pendapi Gedhe Balikota Surakarta Listyo mengatakan semua masyarakat mau mengikuti program vaksinasi dan atas keinginan sendiri. Bahkan, ada juga masyarakat yang menunggu lama agar dapat jatah vaksinasi.

Kedepan, lanjutnya semoga vaksinasi yang akan dilakukan berjalan lanjar sehingga kebijakan Pemerintah Pusat dalam rangka membentuk herd imunity atau komunitas yang kebal terhadap Covid-19 agar bisa diwujudkan.

Baca Juga:  Ketua Umum LSM Gmicak Minta Polri Sikat Kasus 303 Judi Chip / Slot Online yang Merajalela di Indonesia

“Setelah melaksanakan kegiatan Vaksin, tentu masyarakat harus tetap melaksanakan 5M jadi kita bisa saling jaga satu sama lain,” terangnya

Kapolri berharap kegiatan vaksinasi di Kota Surakarta akan segera selesai mengingat bulan April mendatang kegiatan pembelajaran tatap muka akan mulai dilaksanakan.

Baca Juga:  Polres Aceh Jaya Gelar Razia Rutin Cipta Kondisi, Pastikan Keamanan di Jalan Lintas Banda Aceh-Meulaboh

“Hari ini para tenaga pendidik diberikan vaksin, sehingga semunya agar dipersiapkan dengan baik supaya kegiatan ekonomi juga akan berjalan dengan lebih baik,” tutupnya.

Diketahui, bahwa jumlah peserta yang mengikuti vaksinasi di Pendapi Gedhe Balikota Surakarta, berjumlah 400 peserta dari kelompok Lintas Agama yang ada di Jawa Tengah. Bahkan masyarakat tampak mengikuti prosdur yang ada dan protokol kesehatan.

(Adi-JEJAK KASUS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *