Kapolsek Sukahaji Sambang ke Tomas, Toga, Toda dan Dai Kamtibmas

Majalengka l Jejakkasus.info – Dalam upaya menangkal masuknya paham radikalisme dan terorisme, Kapolsek Sukahaji Polres Majalengka AKP Rudy Djunardi didampingi Kanit Samapta AIPTU Riyana melaksanakan kegiatan sambang silaturahmi ke Dai Kamtibmas, Toga, Toda maupun Tomas di Desa Jayi Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka, Jumat (9/12/2022).

Kapolsek Sukahaji Bersama Kanit Samapta menyambangi warganya sebagai upaya mendekatkan diri kepada masyarakat juga memberikan himbauan kamtibmas, melakukan silaturahmi dan sambang kepada Para Dai Kamtibmas, Tokoh agama, Tokoh Masyarakat, menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas sekaligus mengajak untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan guna mencegah segala macam bentuk gangguan Kamtibmas.

Dalam menjaga kerukunan di wilayahnya, Kapolsek Sukahaji juga menghimbau untuk tidak mudah percaya terhadap berita hoax yang belum jelas kebenarannya dan hindari paham radikalisme maupun terorisme, mengantisipasi ancaman dan serangan terkait aksi terorisme, Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi telah menetapkan siaga satu di wilayah Kepolisian Resor Majalengka.

“Hal ini terutama untuk mengantisipasi serangan-serangan terhadap personel Polri, kemudian kantor-kantor Kepolisian, Polres, Polsek, Asrama Polri, dan tempat-tempat obyek vital lainnya, Selain itu, pihaknya juga melakukan pengamanan di sejumlah tempat ibadah seperti gereja dan obyek vital yang berpotensi dijadikan sasaran para teroris. terang Kapolsek AKP Rudy Djunardi.

“Kita akan bertindak secara sinergi. Saat ini kita juga dibantu dengan rekan-rekan kita dari TNI, diantaranya dari Kodim, Koramil, kemudian dengan mitra Kamtibmas, termasuk tokoh-tokoh masyarakat dan ormas-ormas kepemudaan yang juga turut membantu,” terang Kapolsek.

Kapolsek mengaku telah mempersenjatai anggota-anggotanya yang akan bertugas dalam pengamanan di beberapa tempat objek vital di wilayah Kabupaten Majalengka khususnya Wilayah Kecamatan Sukahaji.

“Yang jelas kita akan persenjatai anggota-anggota kita dengan peralatan yang kita punya. Terutama anggota yang bertugas langsung di tengah-tengah masyarakat. Selain itu kita juga mengingatkan terus kepada anggota, meskipun sedang tidak bertugas tetap harus waspada tinggi dan hati-hati,” tandasnya. (Dikri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *