Kapolsek Tabanan Sambangi Sekolah, Ajak Kepala Sekolah Bersinergi Cegah Aksi Bullying

Tabanan | jejakkasus.info – Polres Tabanan – Polsek Tabanan Selasa 21 Oktober 2025 – Upaya pencegahan tindak perundungan atau bullying di lingkungan sekolah menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tabanan. Hari ini, Selasa (21/10/2025), pukul 09.30 WITA, Kapolsek Tabanan Kompol I Gusti Putu Dharmanatha, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan mendadak ke dua institusi pendidikan, yakni SDN 1 Dajan Peken dan SMPN 1 Tabanan.

Kedatangan Kapolsek yang didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Dajan Peken ini disambut langsung oleh para kepala sekolah di masing-masing lokasi. Kunjungan tersebut secara khusus bertujuan untuk membahas langkah-langkah antisipatif guna mencegah serta menanggulangi kasus bullying yang mungkin terjadi di sekolah-sekolah di wilayah Tabanan.

Baca Juga:  SPBU 54.632.01 Karangasri Ngawi Diduga Biarkan Tengkulak Kuras BBM Penugasan Pertalite

Seijin Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, S. I. K., M. H., Kapolsek Tabanan Kompol I Gusti Putu Dharmanatha. S.H., M.H., menyampaikan bahwa,” Pentingnya peran aktif sekolah, guru, dan komite sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan, termasuk bullying.
“Sinergi antara pihak kepolisian dengan sekolah sangat krusial dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkarakter. Kami hadir untuk mengajak Bapak/Ibu Kepala Sekolah memperkuat pengawasan dan sosialisasi bahaya bullying kepada para siswa. Jangan biarkan ada ruang bagi tindakan perundungan di sekolah kita,” ujar Kapolsek Tabanan.

Baca Juga:  Personil Unit Lantas Polsek Bangli Atensi Bubaran Anak Sekolah, Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas di SMPN 1 Bangli

Para kepala sekolah menyambut baik inisiatif dan kepedulian dari Polsek Tabanan. Mereka menyatakan komitmen untuk segera menindaklanjuti himbauan ini dengan memperketat pengawasan, mengadakan penyuluhan rutin, serta menyediakan mekanisme pelaporan yang aman dan rahasia bagi siswa yang menjadi korban maupun saksi tindakan bullying.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam membangun kesadaran kolektif di kalangan pendidik dan siswa mengenai bahaya bullying, sekaligus memastikan lingkungan sekolah di Tabanan menjadi tempat yang kondusif untuk proses belajar mengajar.

Baca Juga:  Mudah di Akses Masyarakat, Perbedaan Pemilu 2024 Dengan Pemilu Sebelumnya

(Humas Polsek Tabanan/amin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *