Polres  

Kasatlantas Polres Metro Depok: Mata Elang rampas Paksa Kendaraan Bermotor, Laporkan ke Polisi

Kasatlantas Polres Metro Depok Kompol Multazam Lisendra. (Foto: Istimewa)

Depok l Jejakkasus.info – Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Metro Depok Kompol Multazam Lisendra, mengatakan bahwa ada beberapa cara yang harus dilakukan masyarakat jika
menemui debt collector atau mata elang yang ingin menarik paksa kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat.

“Mata elang menarik paksa kendaraan, korban diminta mendatangi pihak kepolisian terdekat untuk melaporkan kejadian tersebut atau meminta pertolongan,” kata Multazam, Kamis (6/6/2024) di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat.

“Nanti pihak kepolisian akan membantu korban untuk mediasi dengan pihak debt collector,” imbuh Multazam.

Jika memang korban terbukti menunggak angsuran, menarik unit kendaraan juga ada prosedurnya tidak semata-mata di jalanan.

Masyarakat juga bisa melaporkannya melalui nomor hot line Satuan Lalu Lintas Polres Metro Depok 0852-1822-9922

Kami meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak perlu takut dan khawatir jika kendaraannya ditarik paksa mata elang saat berkendara di jalanan.

“Jangan mau terpedaya, jangan panik dengan dan ketakutan akhirnya diserahkan kendaraan bermotornya,” kata Multazam.

Menurut Multazam, menarik paksa kendaraan bermotor di jalan, tidak dibenarkan.

“Bisa masuk dalam kategori pidana perampasan,” kata Multazam.

Petugas yang menagih angsuran, kata Multazam, petugas itu akan menunjukkan surat-surat yang sah dan meminta secara legal.

“Tapi jika jadi tiba-tiba memepet kemudian memaksa, itu sudah menjadi tindak pidana tersendiri,” kata Multazam.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @lantasrestrodepok tiga orang yang diduga mata elang memepet pengendara motor dengan dalih menunggak angsuran.

Video tersebut memperlihatkan beberapa orang mata elang ingin menarik paksa sebuah kendaraan motor roda dua di kawasan Kota Depok.

Pemilik motor mengatakan, bahwa dirinya membeli kendaraannya secara tunai tidak melalui sistem kredit atau angsuran.

Laporan: Erdan Faizal

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *