Kepala Dinas PPKBP3A Kepahiang Diduga Mengadakan Pungli untuk Pelantikan Ketua PKK

Jejakkasus.info l Bengkulu – Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2016 Tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar dalam melaksanakan tugasnya, satuan tugas saber Pungli menyelenggarakan fungsi intelijen, pencegahan, penindakan, dan yustisi dan berwenang untuk mengoordinasikan, merencanakan, dan melaksanakan operasi pemberantasan pungutan liar serta melakukan operasi tangkap tangan.

Masyarakat dapat berperan serta dalam pemberantasan pungutan liar, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui media elektronik atau non elektronik dalam bentuk pemberian informasi, pengaduan, pelaporan, dan/atau bentuk lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kali ini seperti nya Dugaan Pungli terjadi Pada saat Pelantikan Pengukuhan PKK Kabupaten Kepahiang Propinsi Bengkulu
beberapa bulan yang lalu.

Pasalnya Pada Saat Pelantikan Pengukuhan pada bulan September lalu seluruh ibu-ibu PKK Sekabupaten Kepahiang, yang berjumlah 69 Desa belum lagi Paud dimintai pungutan uang berjumlah Rp 450.000 ( Empat Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah )
Sayangnya pelaku pemungutan dugaan pungli ini di lakukan oleh salah satu oknum Kepala Dinas PPKB3A Kabupaten Kepahiang.

Menurut Salah satu narasumber yang enggan di sebutkan nama nya.

mengatakan kepada Tim bahwasa nya dirinya di mintai oleh ibuk Linda uang seberapa Rp. 450.000 sebelum pelantikan PKK kemarin
“Masa kami yang harus patungan,masa gx ada dana tapi ingin menanyakan dana itu buat apa saja ibu Lin gx mau jawab” Keluhnya

Sementara Kepala Dinas PPKBP3A Linda ketika di konfirmasi melalui Whatsapp.

Menurut informasi yang di himpun oleh tim kito di lapangan bahwa waktu pengukuhan ibuk PKK di kabupaten Kepahiang bahwa di pungut anggaran setiap desa yang ikut pengukuhan 450,,,apakah benar itu buk,, mohon hak jawab nya buk demi keseimbangan brita yang akan kita tayangkan

Dan kegunaan uang tersebut untuk apa saja.

Belum ada jawaban sehingga berita di tayangkan secepat nya tim akan mengkoordinasikan ke pihak hukum agar di ambil tindakan dan memberikan sangsi yang tegas. ( Yadi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *