Kesalafahaman, Berujung Perdamaian Di Desa Klangenan, Karena Percayanya Surat Perdamaian Nyusul, Korban Sudah Dibiayai Brobat.

Jejakkasus.info | Cirebon Investigasi – Jawa Barat, Mungkin baru baru ini telah beredar suatu pemberitaan tentang adanya suatu dugaan yang yang menyudutkan salah satu oknum TNI AD melakukan suatu penganiayaan dan diduga melakukan kumpul kebo ( perselingkuhan ) sehingga menyebabkan hal ini menjadi perbincangan atau viral di kalangan keluarga besar TNI AD khususnya atau Masyarakat sekitar baik di lokasi kejadian dan seluruh Indonesia.

Akan tetapi setalah diselusuri penganiayaan tersebut terjadi karna ada nya kesalah fahaman antar kedua belah pihak baik dari pelaku ataupun dari korban.

Saat di konfirmasi ( Minggu 19 / 03 / 2023 ) atau di temui terduga pelaku yang bernama Tumpak Dolok. S mengatakan terhadap pihak media khususnya team investigasi Jawa barat.
Bertepatan pada pukul 12.30 Wib menjelang tengah malam, datang 6 orang tidak di kenal ke daerah halaman rumah saya di klangenan cirebon mengedor pintu rumah sangat kenceng sekali siapa mereka saya tidak kenal atau tidak mengetahui nya sama sekali Karna saya sedang istrahat dan bertamu di rumah keluarga saudara karna ini mau bulan puasa jadi saya berniat silahturahmi dan, yang tinggal di dalam rumah tersebut ada ibu ai dan nok lulu serta beberapa orang di dalam. pas keluar buka pintu saudara saya melihat yang mengedor pintu sangat kencang sekali, maka saya terbangun dan saya hampiri mereka melihat tampang mereka berpakaian hitam, tatoan,dan anting di telinga kiri dan kanan serta hidung sertu mulut mereka berbau alkohol saya khawatir ada motif perbuatan jahat dan saya takutkan atau khawatirkan lagi mereka bawa sajam, secara reflek kebetulan di balik pintu rumah ada lingis, saya secara reflek memukul mereka dan ada dua korban yang kena pukulan pake linggis oleh saya.
pertemuan saya dengan pihak korban sebelum melakukan reflek pemukulan sempet menegur mereka secara perlahan dan baik akan tetapi mereka berbicara kenceng terhadap diri saya seolah menantang saya dan setelah berselang waktu kejadian pertemuan saya dengan pihak korban dilakukan mediasi tepatnya di desa kelangenan yang yang di saksikan pihak oleh pihak polsek klangenan, mandor desa klagenan kadus klangenan sesudah itu yang di maksud kan agar berdamai. Bukan hanya itu saja saya pun telah meminta maaf pada mereka berdua disaksikan banyak orang dan membawa merka ke rumah sakit ada yang langsung di tangani korbannya dan ada yang tidak mau di tangani untuk korbannya, yang di tangani dirumah sakit itu mendapat kan perawatan medis di pelipis sebanyak jahit 6 s/d 8 jahitan sesudah itu saya kasih mereka uang perobatan sementara masing masing 1jt dan saya bicara kepada Meraka jika ada yang masih sakit atau sampai dioperasi katakan pada saya dan akan saya biayai sampai sembuh total.

Bukan hanya itu berita beredar nya tentang dugaan selingkuh atau kumpul kebo itu tidak benar sangat tidak benar di karena kan saya datang kerumah saudara saya, bukan ke selingkuhan saya
Jika dugaan kasus saya berkelanjutan maka saya akan melaporkan para terduga korban ke pihak berwajib di karna kan menyebarkan berita bohong atau palsu ( pencemaran nama baik ) apalagi sebelum nya sudah berdamai di kantor desa klangenan.
Tumpak Dolok S.

Ditempat terpisah saudara Sadi ( korban ) dan saudara Sobri ( korban ) mengatakan bahwa malam itu kami ingin mengantar kan gitar Karna kita habis ada acara ivant music tepat jam 12.30 wib Karna salah gedor rumah kami malah menjadi seperti ini ( korban penganiayaan ) disini kami benarkan bahwa kami telah duduk bersama dengan pihak terduga tersangka di desa klangenan bahkan kami berdua juga telah di bawa kerumah sakit oleh terduga pihak tersangka dan telah menerima uang sebesar 2jt untuk dua orang kami bagi perorang 1jt”n dan disatu sisi kami juga telah menerima permintaan maaf dari pihak terduga tersangka di saksikan oleh orang desa Klangenan ( mandor, Kadus, dan orang Polsek Klangenan ) akan tetapi perdamaian kami memang belum di tulis secara lisan hanya sistem kepercayaan antara kedua belah pihak dan disini pihak terduga tersangka mengatakan pada kami jika butuh sesuatu di antara kalian yang sakit jangan sungkan hubungi saya ( pihak terduga tersangka atau pelaku ) ungkap Sadi dan Sobri.

menurut tokoh pemerhati di kab. cirebon hal ini karena ada nya salah faham, jadi kedua belah pihak harus saling menyadari dan menerima, di satu sisi kesalahan ada pada korban, dan disatu sisi ada pada terduga pelaku. Apalagi terduga pelaku sudah meminta maaf dan membiayai perobatan dan pihak korban mengakui jadi secara hukum kasus ini mentah, jika hal ini berkelanjutan maka ada jelas yang menunggangi kasus ini. Kita baca berita dari media sebelumnya semua isi hampir sama diduga hal isi pemberitaan hanya kopi paste. Ungkap tokoh pemerhati yang enggan di sebut namanya.

…. BersambunG ….

*Team 9 jejak kasus.info*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *