Ketua GEPAK Soroti Rencana Pencabutan Laporan Korupsi oleh Caleg PDIP Gegerkan Lampung

Bandar Lampung, Jejakkasus.info

Dalam perkembangan terbaru yang mengejutkan di Lampung, M. Erwin Nasution, seorang calon legislatif (caleg) DPRD Bandarlampung Dapil IV dari PDIP, berencana mencabut laporannya terhadap Komisioner KPU Bandarlampung, FT, setelah baru sehari melapor merasa ditipu. Laporan tersebut juga menyeret nama tiga pejabat pemilu lainnya dengan dugaan korupsi yang melibatkan total uang hingga Rp760 juta. Selasa 27-2-2024

Wahyudi Hasyim, Ketua LSM Gerakan Pembangunan Anti Korupsi (GEPAK) Lampung, menanggapi situasi ini dengan menekankan pentingnya Bawaslu untuk mempertahankan integritas dan independensinya dalam menghadapi tekanan dan intervensi. Yudhi menyerukan kepada Bawaslu agar proses yang sedang berlangsung diberi kesempatan untuk selesai sebelum ada pencabutan laporan, demi menjaga marwah institusi tersebut.

“Tadi sekitar jam 13.00 Liaison Officer (LO) pelapor datang ke Bawaslu, dia mengkonsultasikan rencana pencabutan laporan,” ungkap Iskardo P Panggar, Ketua Bawaslu Provinsi Lampung. Iskardo menambahkan bahwa pihaknya telah menyampaikan kepada LO Erwin Nasution bahwa Bawaslu dalam posisi menerima laporan dan bahwa pencabutan laporan merupakan hak prerogatif pelapor. “Secara prosedur, dua hari kami melakukan kajian terhadap laporan yang disampaikan, mudah-mudahan besok hasil kajian kami, akan kami sampaikan, apakah akan dilanjutkan atau tidak,” terang Iskardo.

Kasus dugaan korupsi yang melibatkan anggota KPU dan pejabat pemilu lain di Bandarlampung ini telah menarik perhatian publik dan menjadi sorotan. Rencana pencabutan laporan oleh M. Erwin Nasution, tidak hanya mempertanyakan proses hukum yang sedang berlangsung, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran tentang integritas sistem pemilu. Publik kini menantikan keputusan Bawaslu terkait kelanjutan dari kasus yang telah menjadi konsumsi publik ini.

Bambang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *