KN ALUGARA -P 114 Temukan SPOB TARSUS AlFA 02 Berlayar Tanpa Dokumen dan kelengkapan Crew

oleh -113 views

Jejakkasus.info|Pangkalpinang – Kapal Negara KN Alugara P114 milik Derektorat Jenderal Perhubungan Laut Perhubungan Laut. Di operasikan oleh Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) kelas I Tanjung Priok.

Kapal patroli KN Alugara
dengan Nomor lambung P.II4 baru baru ini melakukan tugas rutin patroli bersama Intitusi dari Bea Cukai Pangkalpinang dan Polairud Polda Babel beserta KSOP Muntok Dan Pangkalbalam serta KPLP sejak tanggal 14/06/2021 sampai 17/06/2021 dalam keterangan Pers Misi Operasi gabungan meliputi penyelundupan miras, narkoba, Baby lobster, STS Ilegal, pencemaran laut dan pantai serta keselamatan pelayaran berikut dengan penertiban Ais.

Diakhir patroli gabungan dilakukan upacara penutupan diatas kapal bersama intansi terkait dengan suksesnya misi operasi patroli gabungan diakhiri dengan dokumentasi photo bersama dan juga salam komando tanda kerjasama yang baik.

Belum berakhir operasi gabungan kapal patroli KN ANUGRA – P114 pun mendapat temuan di perairan belinyu terhadap kapal SPOB dengan nama TARSUS AlFA 02 dari arah pulau tujuh dengan dugaan kapal berlayar tanpa Dokumen berupa Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dan diduga Crew Mesin tidak berada diatas kapal saat berlayar. Hingga kapal ditarik ke pelabuhan Belinyu sementara Crew diatas kapal SPOB TARSUS AlFA 02 diserahkan ke Kantor Sahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalbalam untuk dilakukan pemeriksaan Berita Acara Penangkapan (BAP) oleh staf bagian KBPP.

Kepala kantor Otoritas Pelabuhan KSOP Pangkalbalam Ryan Rico, S.Sos saat dikonfirmasi media membenarkan adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas KSOP Pangkalbalam untuk selanjutnya silahkan hubungi bagian lalulintas laut (Lala) ataupun bagian KBPP ujarnya melalui WhatApp.17/06/2021

Seizin kepala KSOP Rian Rico S.Sos staf Ksop Pangkalbalam menyampaikan hingga tadi malam Kepada crew Tarsus Alfa 02 sudah dilakukan Berita acara Pemeriksaan. Sebelumnya Kapal SPOB pelabuhan asal Belinyu menuju ke Pulau Tujuh dan kembali lagi ke pelabuhan belinyu saat pelayaran tidak mengantongi dokumen keberangkatan dari pelabuhan Pulau tujuh dengan alasan bahwa di pulau tujuh tidak ada kantor sahbandar sementara setelah dilakukan pemeriksaan crew bagian mesin tidak ada ditempat saat berlayar.

Untuk saat ini kita lakukan sanksi administratif peringatan terhadap crew maupun Agent Pelayaran, ujarnya. hingga berita ini dipublikansi tim redaksi berupaya konfirmasi kepada agent kapal. (Tim)

Sumber: Buser24jam.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.