Komplotan Pembobol Alfamart Ganjaran Berhasil Di Tangkap Satu Pelaku Tewas 

oleh -1.719 views
Jejakkasus.info | Pringsewu – Komplotan pencurian dengan pemberatan (Curat) modus pembobol minimarket alfamart di Pekon Ganjaran yang berhasil ditangkap maupun tewas, ternyata merupakan spesialis pencuri batre tower jaringan komunikasi atau BTS.
Hal itu disampaikan pihak Polres Pringsewu, setelah melakukan pemeriksaan para pelaku yang tertangkap dikuatkan barang bukti berupa 9 batre tower di mobil para avanza para pelaku.
Selain 9 batre, didalam mobil para pelaku juga ditemukan 3 buah linggis,  2 bilah pisau, beberapa gembok dan beraneka kunci yang diduga digunakan untuk melancar aksi mereka.
“Hasil pemeriksaan sementara bahwa keempat pelaku ini merupakan spesialis pencurian bateray tower di Lampung Tengah sebanyak 5 TKP, Bandar Lampung 1 TKP di Komplek Unila bandar Lampung Dan terakhir di Alfamart Pekon Ganjaran,” kata Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, S.Ik yang sampaikan melalui Humas Polres Pringsewu
Polisi membeberkan, bahwa jajaran Polsek Pagelaran bersama Tekab 308 Sat Reskrim Polres Pringsewu pada Selasa (29/12/20) pukul 04.00 wib telah melakukan ungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan TKP Alfamart Pekon Ganjaran yang dilakukan oleh 4 orang pelaku dengan menggunakan mobil toyota avanza.
Dimana sebelum penangkapan, petugas yang sedang berpatroli memergoki pelaku sedang membobol Alfamart. Melihat anggota polisi, orang tersebut langsung masuk ke dalam mobil dan berusaha untuk melarikan diri.
Kemudian anggota memberikan tembakan peringatan kepada pelaku sebanyak 3 kali namun tidak diindahkan, kemudian anggota memberikan tembakan ke arah ban namun mobil pelaku tidak berhenti.
“Lalu anggota memberikan tembakan ke arah mobil pelaku beberapa kali  hingga kemudian kendaraan berhenti sejauh 2 km dr TKP karena ban dalam kondisi pecah. Saat itu 3 pelaku melarikan diri kearah pemukiman warga,” bebernya.
Sambungnya, dari keempat pelaku tersebut dua diantaranya sudah berhasil dilakukan penangkapan, seorangnya masih buron dan satu dalam kondisi meninggal dunia.
“Saat ini petugas sedang melakukan pengembangan kasus. Perkembangan hasil pemeriksaan akan disampaikan selanjutnya,” pungkasnya. (Bambang )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *