Kota Kuala Tungkal Kabupaten Tanjung Jabung Barat-Jambi, Tenggelam

Tanjab Barat l Jejakkasus.info – Kota Kuala Tungkal Tenggelam. Akibat dari air laut naik dan curah hujan yang tinggi ,Kota Kuala Tungkal terletak dipinggir sungai Pengabuan, Rabu (25/1/2023).

Kota Kuala Tungkal ini yang mengalami air laut pasang surut, kota Kuala Tungkal kabupaten Tanjab barat provinsi Jambi telah terjadi banjir rob ,hampir seluruh kawasan kota dan rumah rumah warga tenggelam akibat banjir rob .

Awak Media dari tim jejak kasus mewawancarai salah seorang tokoh masyarakat jalan nelayan Tungkal empat kota , yang bernama Razali ( pak itam zali ) , mengatakan sebenarnya kejadian , Banjir yang terjadi sekarang ini sangat luar biasa, karena dulu tidak pernah terjadi banjir seperti ini ,menurut beliau penyebab terjadinya banjir ini,didampingi,air laut naik dan curah hujan yang tinggi,juga adanya pendangkalan sungai Pengabuan dan anak sungai, yaitu, yaitu sungai paret 1 ,sungai paret 2 sungai paret 3 dan sungai paret gompong .

Dalam Wawan cara tersebut Razali mengatakan salah satu penyebab nya adalah akibat penyumbatan aliran sungai di Kuala paret dua dekat pasar tanggara raja Ilir karena marak nya berdiri bangunan liar atau kios kios yang Tampa ada izin di tengah paret dua , yang menyebabkan tersumbat nya aliran air paret dua Tungkal 4 kita.

Razali juga mengatakan mengapa pemerintah membiarkan bangunan liar berdiri di tengah paret apakah ada permainan dengan oknum pejabat pemerintah yg berkompeten mengurusi masalah aset daerah sehingga terjadi pembiaran berdiri bangunan liar ujar Razali dengan nada agak tinggi ( marah marah Red…)

Dan pada kesempatan wawancara tersebut Razali mengatakan dan menyarankan pada pemerintah supaya secepat nya menormalisasikan sungai dan paret paret yang ada di dalam kota Kuala Tungkal ,kata beliau jangan yang di normalisasi kan daerah darat dan kebun saja saja sehingga di paret paret yang ada di dalam kota di abaikan seharusnya di utamakan normalisasi kan dalam kota kata nya
Dan saya yakin kalau paret paret yang ada di dalam kota di keruk tidak akan terjadi pasang rob lagi di dalam kota ini ujarnya.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *