KPU Bondowoso Lantik 657 Anggota PPS Pemilu 2024

Berita – Jejakkasus.info | Bondowoso – KPU Bondowoso melantik dan mengambil sumpah 657 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2024. Selasa (24/01/2023) di Ballroom Hotl Grand Padis.

Ketua KPU Bondowoso Junaedi menyampaikan, bahwa saat pelantikan tersebut pihaknya sengaja mengundang Bupati beserta jajaranya dan Ketua DPRD. “Sengaja saya sandingkan Bupati dan Ketua DPRD yang semula bertanding kini bersanding,” jelasnya.

Junaedi juga menyampaikan, bahwa pendaftaran PPS ini penuh lika liku. Betapa tidak, dari 3 ribu lebih peserta dan terpilih 657 PPS.

Untuk itu Junaedi berpesan, agar PPK dan PPS melayani, karena memang tugas KPU melayani. “Jadi saya berharap benar-benar bisa melayani, karena memang PPS dan PPK yang terpilih solid dan rapatkan barisan. Jangan ada yang tolah-toleh karena akan diproses sesuai undang-undang,” tegasnya.

Diharapkan, PPK dan PPS lakukan apa yang diminta KPU terkait dengan tahapan pemilu.

Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada Forpimda terutama kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Bambang Sukwanto yang sudah memberikan fasilitas dari mulai proses awal hingga PPK dan PPS dilantik.

Ditempat yang sama Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin mengucapkan selamat kepada 657 orang anggota PPS yang baru dilantik. “Mudah-mudahan 657 orang anggota PPS ini dapat menjalankan amanah yang telah diberikan ini penuh dengan rasa tanggungjawab sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

Bupati juga mengatakan, momentum ini adalah bagian dari upaya kita bersama untuk semakin memperkokoh. Agar dalam pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024 di Kabupaten Bondowoso nantinya dapat terlaksana dengan baik. “Tanpa ada pelanggaran sehingga pemilu dapat berjalan dengan lancar dan damai,” terangnya.

Bupati juga berharap, dengan dilantiknya Panitia Pemungutan Suara (PPS), agar segera melaksanakan tugas dan wewenangnya sesuai undang- undang Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu dalam rangka mewujudkan terselenggaranya pemilu yang asas langsung Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan adil. “Tugas pokok dan fungsi PPS sangat strategis, artinya penyelenggaraan pemilu mulai tahap penyelenggaraan sampai tahap evaluasi keberadaan PPS adalah ujung tombak yang sangat menentukan. Mengingat PPS adalah kepanjangan tangan dari PPK, sedangkan PPK adalah kepanjangan tangan dari KPU. Dan akan melaksanakan kebijakan- kebijakan organisasi ditingkat desa atau kelurahan,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Bupati berpesan kepada seluruh anggota PPS harus memiliki tanggungjawab dan integritas dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. “Segera lakukan koordinasi internal, baik secara vertikal maupun horizontal dan bersikap proaktif. “Agar tahapan-tahapan yang telah direncanakan dalam penyelenggaraan pemilu dapat terlaksana dengan baik,” paparnya.

Selain itu, sinergitas dan komitmen antara seluruh stakeholder di Kabupaten Bondowoso dalam penyelenggaraan pemilu harus tetap terjalin baik demi terselenggaranya pesta demokrasi yang berkualitas. “Selamat menjalankan tugas kepada seluruh anggota PPS yang sudah dilantik, semoga dalam mengemban tugasnya mendapat berkah dan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Bupati juga menyingung tentang pidato Ketua KPU Bondowoso yang menyandingkan dirinya bersama Ketua DPRD. “Semoga kedepan saya bersama ketua DPRD selalu bersanding,” tukasnya.

Sementara Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kabupaten Bondowoso, Sunfi Fahlawati yang mengampu terlaksananya rekrutmen PPS mengatakan, bahwa keterwakilan perempuan mendekati 50 persen. “Yang jelas PPS harus segera start melaksanakan tugasnya sesuai dengan fakta integritas yang sudah dibacakan, tidak seperti sebelumnya,” pungkasnya.(Yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *