Kunjungi Semarang, Panglima TNI dan Kapolri Ungkap 2 Strategi Hadapi Covid-19

Jejakkasus.info|JATENG

Semarang – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo Laksanakan kunjungan kerja di wilayah Kota Semarang, Kunjungan tersebut disambut baik oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi beserta jajarannya, Jumat (16/7/2021).

Kapolri menerangkan bahwa untuk mengatasi angka covid-19 di daerah-daerah yang masih sangat tinggi, Pemda telah mengambil langkah-langkah diantaranya penerapan disiplin protokol kesehatan, melaksanakan koordinasi dengan lintas sektor, dan menjaga mobilitas masyarakat.

“Mau tidak mau kita harus menjaga mobilitas dengan melaksanakan upaya-upaya pembatasan,”terangnya.

Baca Juga:  Tingkatkan Kwalitas UMKM, Mahasiswa KKN 296 UNEJ Gelar Bazar dan Lomba Mewarnai

“Kepatuhan pada aturan PPKM Darurat juga harus ditingkatkan,”lanjutnya.

Terkait dengan vaksinasi, Panglima TNI dan Kapolri telah mempersiapkan personil-personilnya untuk terus membantu akselerasi pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat.

“Silakan bagi masyarakat yang mempunyai kemampuan di bidang kesehatan dan bersedia untuk bergabung menjadi vaksinator ini akan lebih baik dan bisa mempercepat akselerasi vaksinasi,”katanya.

Kapolri juga menyatakan akan membantu mendistribusikan bantuan-bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak dari pemberlakukan PPKM Darurat.

Baca Juga:  Dinyatakan P21, Penyidik Polsek Densel Serahkan Berkas dan Tersangka Pembunuhan di Taman Pancing

“Terkait kebutuhan masyarakat yang terdampak PPKM Darurat tentunya akan kami bantu,”ungkapnya.

Disisi lain Panglima TNI mengatakan bahwa untuk menghadapi covid-19 diperlukan peran dari masyarakat semua.

“Saat ini kita sedang menghadapi peperangan menghadapi musuh yang tidak kelihatan,”terangnya.

Ada 3 strategi untuk menghadapi covid-19, lanjut Panglima. Strategi pertama yaitu defensif dengan patuhi 3M dan melaksanakan vaksinasi sehingga diharapkan pertahanan diri akan kuat.

“Artinya kita melindungi diri sendiri dan orang lain agar tidak terkena musuh covid-19,”ujarnya.

Baca Juga:  Personil Polsek Kediri Laksanakan Patroli Barcode Tekan Kejahatan 3C Curat, Curas dan Curanmor

Strategi selanjutnya adalah ofensif yaitu bagaimana menyerang musuh yang tidak kelihatan tersebut. Strategi tersebut menurut Panglima TNI adalah tugas tenaga kesehatan diantaranya testing, tracing dan treatment.

“Saat ini kita perlu bersama-sama menunjukkan peran masing-masing untuk melawan musuh yang tidak kelihatan ini,”katanya.

Panglima TNI meminta masyarakat untuk selalu menggunakan masker sebab peran perorangan sangat menentukan agar semua masyarakat tidak terserang oleh musuh yaitu covid-19.

(ADI-JK/Sai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *