Kurangnya Antuisme Mahasiswa Dalam Pengajaran Akademis

by -237 views

Dirilis : Meylinda Zulfah
Jurusan : Manajemen
Asal : Universitas Muhammadiyah Malang.

www.jejakkasus.info | Mahasiswa adalah generasi muda bangsa dan bagian dari masyarakat umum. Dimana diharapkan peran sertanya dalam memberikan solusi pemikiran atas berbagai peristiwa sosial dan kemasyarakatan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Mahasiswa juga diharapkan tampil sebagai kekuatan moral (Moral Force) dalam memperjuangkan atau meyuarakan nurani masyarakat. Oleh karena itu mahasiswa diharapkan mengembangkan kemampuan intelektual agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab serta berkontribusi pada daya saing bangsa.
Mahasiswa yang memiliki potensi tinggi, tentunya memiliki peluang yang lebih besar untuk mencapai prestasi akademik yang diharapkan pada jenjang pendidikan yang sedang di tempuhnya. Artinya bila para mahasiswa menggunakan potensi yang dimilikinya secara optimal, dan memenuhi tuntutan akademik yang telah ditentukan,harapannya adalah dapat mencapai prestasi akademik secara optimal. Untuk mewujudkan mahasiswa yang berkompeten. Biasanya pihak kampus tidak hanya mengajarkan pembelajaran didalam kelas, akan tetapi juga melalui kegiatan diluar kelas. Seperti kegiatan seminar dan organisasi. Untuk meningkatkan antuisme mahasiswa, pihak kampus akan mewajibkan mahasiswanya untuk mengumpulkan point dari acara seminar sebagai syarat wisuda. Akan tetapi banyak mahasiswa yang mengikuti seminar secara terpaksa dan kurang memeperhatikan inti dalam acara seminar tersebut.
Seminar pada umumnya merupakan sebuah bentuk pengajaran akademis, baik di sebuah universitas maupun diberikan oleh suatu organisasi komersial atau profesional. Seminar biasanya memiliki fokus pada suatu topik yang khusus, di mana mereka yang hadir dapat berpartisipasi secara aktif. Seminar seringkali dilaksanakan melalui sebuah dialog dengan seorang moderator seminar, atau melalui sebuah presentasi hasil penelitian dalam bentuk yang lebih formal. Biasanya, para peserta bukanlah seorang pemula dalam topik yang didiskusikan (di universitas, kelas-kelas seminar biasanya disediakan untuk mahasiswa yang telah mencapai tingkatan atas). Sistem seminar memiliki gagasan untuk lebih mendekatkan mahasiswa kepada topik yang dibicarakan.
Di beberapa seminar dilakukan juga pertanyaan dan debat. Seminar memiliki sifat lebih informal dibandingkan sistem kuliah di kelas dalam sebuah pengajaran akademis. Perlu dicatat bahwa di beberapa universitas Eropa, sebuah seminar dapat berarti kelas kuliah yang besar, khususnya ketika dibawakan oleh ahli yang termasyhur (tanpa memperhatikan jumlah hadirin atau jangkauan mahasiswa yang berpartisipasi dalam diskusi).
Tak hanya mendapat ilmu, mengikuti seminarpun ternyata juga sangat banyak manfaatnya antara lain. Menambah wawasan, setiap ada seminar pasti menghadirkan pembicara/ seorang ahli pada bidangnya, dari situ kita bisa mengambil ilmu-ilmu yang disampaikan oleh pembicara tersebut, ilmu yang disampaikanpun pasti akan berguna bagi kehidupan kita baik sekarang/ di masa depan. Mendapat sertifikat, setiap mengikuti seminar biasanya kamu akan mendapat sertifikat yang diberikan oleh penyelenggara sebagai bukti bahwa kamu benar-benar mengikuti seminar tersebut. Sertifikat tersebut juga ada gunanya loh, contohnya saat kuliah sertifikat tersebut berguna untuk menambah poin/ nilai kamu, tak hanya saat kuliah, saat mau melamar pekerjaanpun itu juga bermanfaat untuk menambah presentase kamu diterima. Sarana menambah relasi, saat mengikuti seminar pastinya kamu akan bertemu dengan orang banyak, hal ini harus kamu manfaatkan untuk menambah relasimu, semakin banyak relasimu akan semakin menguntungkan di masa yang akan datang, contohnya saat kamu butuh pekerjaan kamu bisa tanya dengan kenalanmu tersebut. Bertemu dengan tokoh hebat, pembicara-pembicara yang dihadirkan pada seminar pastinya adalah seseorang yang hebat/ ahli pada bidangnya. Di acara seminar seperti inilah kita mempunyai kesempatan untuk bertemu dengan tokoh-tokoh yang hebat. Melatih mental, kebanyakan orang akan canggung jika bertemu orang banyak. Nah, di seminar ini bisa menjadi ajang latihan untuk melatih mental kamu, kamu bisa mulai dengan bertanya dengan pembicara dan mengajak kenalan orang di sekelilingmu.
Organisasi termasuk dalam pengajaran akademis. organisasi adalah suatu perkumpulan yang bertujuan untuk kepentingan bersama. Mahasiswa dapat mengikuti organisasi seperti BEM ( Badan Eksekutif Mahasiswa ), HMJ ( Himpunan Mahasiswa Jurusan ) dan UKM ( Unit Kegiatan Mahasiwa ). Berorganisasi juga sangat penting dalam kehidupan mahasiswa, Di kegiatan keorganisasian inilah kita mendapatkan berbagai macam ilmu yang jarang sekali dapat kita temukan apabila kita bekerja sendiri atau belajar di kelas seperti teamwork, soft skills, serta kemampuan kita berkomunikasi dengan orang lain sehingga tujuan kita dapat tercapai. Mungkin beberapa dari kita adalah seorang yang pemalu jika berbicara dengan orang lain terutama orang yang tidak dikenal. Mengikuti kegiatan organisasi dapat membuat kita lebih percaya diri berbicara di depan umum dan menyampaikan pendapat kita ke organisasi. Seiring waktu apabila kita berniat untuk meningkatkan kemampuan kita, berorganisasi dijamin akan memberi kita banyak ilmu.
Zaman sekarang sedikit menemukan mahasiswa kurang berminat sungguh-sungguh untuk berpartisipasi dalam suatu kegiatan organisasi. Memang, menjadi bagian dari suatu organisasi bukanlah hal yang santai dan main-main saja melainkan sesuatu yang membutuhkan tanggung jawab dan waktu yang diperlukan. Akan tetapi apabila kita memberanikan diri untuk keluar dari comfort zone, suatu saat kita pasti bisa menemukan jati diri yang terpendam.
Menjadi bagian dari organisasi tidaklah berarti hanya mendaftarkan nama kita saja, namun juga ikut berkontribusi dan berpartisipasi dalam kegiatan organisasi itu juga. Beranikanlah diri untuk mencoba menjadi project leader atau ketua seksi. Janganlah takut untuk mengambil tanggung jawab, karena dalam berorganisasi kita tidaklah sendiri melainkan bekerjasama dengan team member kita. Apabila sudah mengambil suatu jabatan di dalam organisasi jangan lupa juga untuk bertanggung jawab atas jabatan itu. Dengan begitu perlahan kita akan mendapatkan berbagai keuntungan seperti menambah kenalan baik dalam maupun luar kampus, pengalaman, dan pengetahuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *