Kuwu Desa Kudumulya Dirinya Siap Dilaporkan Ke APH, Terkait PAD Desa.

Jejakkasus.info | Cirebon – Jawa Barat – Sewa tanah bengkok adalah termasuk hal dan bagian yang tidak terpisahkan dari PAD di desa khususnya.

Kuwu Desa KuduMulya – Kecamatan Babakan – Kabupaten Cirebon, yang di duga kuat tidak dimenyetorkan PAD desa ke rekening desa atau tidak tercatat di APBDES.

Saat Dikonfirmasi Kuwu KuduMulya Dirumahnya ( 06 / 05 / 2024 ) menganggap bahwa bengkok bukanlah bagian dari PAD, sehingga pendapatan hasil sewa bengkok tidak wajib untuk disetoran ke rekening desa dan tidak dicatat di dalam APBDES, Karna memang tidak ada ajuran atau perintahnya.

“Kita disini tidak punya PAD, hanya bengkok saja buat aparatur pemerintah Desa”, terangnya

Diduga Kuat Keterangan kuwu semakin keliru dalam mengelola Aset Desa, bahkan dirinyapun bicara saya siap di laporkan ke APH, (“Saya faham betul kang, silahkan di laporkan saja” ), ucap Kuwu Kudumulya.

Pengelolaan tanah bengkok yang kurang lebihnya sekitar 25 Hektar yang sudah termasuk Pendapatan Asli Desa (PAD) di Desa Kudumulya, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon diduga kuat ada penyimpangan dari Peraturan Mentri Dalam Negri Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Pengolaan Aset Desa, Permendagri nomor 20 tahun 2018 dan Perbup Cirebon 182 tahun 2022 serta perbup Cirebon100 tahun 2016.

Jelas apa yang diterangkan oleh Kuwu KuduMulya ada dugaan kuat, tentang penyelewengan dana PAD desa yang tidak dimasukan ke dalam rekening kas desa.

Sampai berita ini dinaikan Karna dugaan kuat dan Kuwu pun siap untuk di laporkan ke APH.

*Team investigasi jawa barat*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *