LSM Gepak Mendesak Polres Tanggamus Usut Tuntas Mafia BBM Subsidi , PT Cakra Gemilang 5758 Kerap Memuat BBM Bersubsidi

Tanggamus – Jejakkasus.info

ketua umum lembaga swadaya masyarakat ( LSM) Gepak Provinsi Lampung Wahyudi mendesak penyidik Tipiter Polres Tanggamus agar melakukan penyidikan dan mengusut tuntas kendaraan Tengki Transportir PT Cakra Gemilang 5758 terendus memuat BBM bersubsidi di salah satu gudang penimbunan BBM di kota agung barat yang telah digerebek tim Kejari Tanggamus pada Minggu lalu.

“Penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ini selalu menjadi incaran para pengusaha mafia BBM bersubsidi yang berlindung di balik dokumen perusahaan penyalur transportir untuk kebutuhan industri , hal ini tentu sangat merugikan baik bagi Pemerintah (Negara) maupun bagi masyarakat yang membutuhkan yang mana saat ini banyak masyarakat kabupaten keluhkan sulitnya mendapatkan BBM bersubsidi jenis solar di beberapa SPBU , karena tujuan pemerintah menerapkan BBM bersubsidi tersebut untuk membantu masyarakat yang ekonominya menengah kebawah.”ucapnya

Ia juga menegaskan, Seharusnya penyidik Polres Tanggamus gerak cepat untuk mengusut kasus ini sampai tuntas, jangan pandang bulu,pasca diserahkannya data laporan hasil pengerebekan tim Kejari Tanggamus , agar semua perusahaan industri yang selama ini beroprasi menggunakan BBM subsidi mendapat sangsi sesuai hukum yang berlaku.
“Untuk di ketahui bagi pelaku usaha yang melakukan Penyalahgunaan BBM bersubsidi ini jelas tindakan yang melanggar hukum. Hal ini berdasarkan Undang-undang No. 22 Tahun 2001 Pasal 53 sampai dengan Pasal 58,tentang Minyak dan Gas Bumi. Maka bagi pelaku akan diancam dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan denda paling tinggi Rp. 60.000.000.000,00 (enam puluh miliar rupiah), serta sangsi tambahan berupa penyitaan terhadap barang bukti yang sering digunakan untuk beroprasi” Tegasnya (26/11/2023)

Diketahui Pasca Penggerebekan penimbunan BBM bersubsidi jenis solar yang mana melibatkan Kendaraan tengki transportir penyalur BBM industri PT Cakra Gemilang 5758 di Kotaagung Barat yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanggamus , Apriono jelaskan , bahwa Kejaksaan tidak memiliki wewenang untuk menyelidiki kasus di bidang migas. Namun dalam proses operasi intelejen dugaan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jaksa boleh melakukan penggerebekan, dari hasil proses pemeriksaan beberapa keterangan penyelidikan hasil penggerebekan langsung kami serahkan data – data dan sudah kami laporkan kepada pihak yang berwenang kepolisian Polres Tanggamus untuk proses tindak lanjutnya.ucap Apriono saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp (25/11/2023) .

“Dari hasil penyelusuran media diduga transportir PT Cakra Gemilang milik pengusahaan transportir BBM industri bernama Yoga yang dikabarkan memiliki dua Lebel Perusahaan transportir penyalur BBM industri yang diduga keduaanya mengunakan BBM bersubsidi yang di dapat dari beberapa gudang ilegal penimbunan BBM di wilayah Lampung.

Hingga berita ini diturunkan belum adanya keterangan resmi Polres Tanggamus pasca pengerebekan dugaan penyalagunaan BBM bersubsidi di kota agung barat.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *