Menteri PDTT Apresiasi Kapolres dan Forkopimda dalam Program Sholawat Munajat

Berita – Jejakkasus.info | Bondowoso – Kemendes Kementrian Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar bersama Kapolres Bondowoso  dan Forkopimda melaksnakan kegiatan sholawat munajat dalam sapa warga dan Bina desa di Desa Cermee Kecamatan Cermee. Sabtu (26/11/2022).

Dalam kesempatan itu, hadir mentri PDTT, ketua DPRD Bondowoso, Ketua PCNU Bondowoso, Dandim 0822, Ketua MUI , Waka Polres, PJU Polres Bondowoso.

Dalam kegiatan Sholawat munajat dan doa untuk keselamatan bangsa dan negara serta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) serta bertujuan menampung segala aspirasi masyarakat.

Dakam sambutannya Kemendes PDTT , Abdul Halim Iskandar mengucapkan terima kasih atas dukungan para ulama dan tokoh masyarakat, termasuk pemerintah daerah terhadap program kemendes PDTT yang di kawal oleh institusi Kepolisian dan juga bisa melaksanakan kegiatan sholawat dan Munajat sekarang ini. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan sambang sapa warga yang di kemas dalam sholawatan, baru pertama kali ada di Indonesia. Kapolres dan Dandim merangkul dan deket dengan warganya beserta para warga nahdiyin dan pengurus NU, “ujarnya.

Abdul Halim Iskandar juga mengatakan, dirinya akan memberikan penghargaan kepada Kapolres, Dandim dan ketua PCNU Bondowoso untuk hadir pada tanggal 2 Desember 2022 untuk menerima penghargaan dari Kemendes PDTT karena kepeduliannya terhadap pembangunan dan kemajuan warga desanya.

Pada kesempatan itu juga, Kapolres Bondowoso AKBP. WIMBOKO mengucapkan, atas nama Institusi Polri sangat terharu atas partisipasi dan support para ulama dengan santri melalui shalawat munajat dan doa terhadap Kepolisian di tengah kepercayaan publik yang sedang menurun. “Kami akan terus berusaha mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada Institusi Polri, “ungkapnya.

Orang Nomer satu di Jajaran Mapolres Bondowoso juga menambahkan, pihaknya tetap merangkul ulama dan tokoh agama serta seluruh elemen masyarakat, khususnya di Kabupaten Bondowoso. “Kegiatan shalawat munajat ini diselenggarakan dengan tujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengeluarkan uneg-uneg atau aspirasi, kami akan menampung segala yang disampaikan oleh masyarakat untuk kemajuan di Kabupaten Bondowoso, “pungkasnya.(Hms/yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *